MANDIRI SYARIAH

Hubungan Tak Direstui Anak, Lubis Bakar Rumah Kekasih

oleh -2.417 views
CEK TKP : Polisi mengecek TKP rumah yang dibakar Lubis.(IST/POSMETRO MEDAN)

EPAPER

POSMETROMEDAN.com – Walau usianya lebih tua dan berstatus janda, tapi Wahyu Lubis (39) tulus menyayangi Santi (49). Pria ini bahkan rela melakukan apa saja demi bisa bersanding dengan wanita idamannya itu.

Sayangnya, untuk mempersunting seorang janda ternyata tidak cukup modal serius dan cinta. Harus ada restu dari anak-anaknya. Dan itu yang tak bisa didapat Wahyu.

Emosinya memuncak begitu mendengar penolakan dari anak kekasihnya, yang tidak ingin memiliki ayah baru.

Wahyu pun berbuat nekat dengan membakar rumah Santi di Kecamatan Siempat Nempu, Dairi, Senin (8/2/2021) kemarin.

Kasubbag Humas Polres Dairi, Iptu Donni Saleh menjelaskan kejadian itu berawal saat Wahyu mendatangi rumah kekasihnya dengan tujuan memperbaiki kandang ayam milik Santi.

BACA JUGA..  Dua Ruko Terbakar di Medan, 1 Tewas Terpanggang

Setelah itu, Wahyu mengutarakan niat untuk lebih serius dengan ingin melamar Santi sebagai istrinya.

“Mereka dua tahun belakangan ini telah menjalin hubungan (pacaran),” jelas Donni kepada wartawan.

Santi sendiri adalah seorang janda dengan empat orang anak. Dia meminta Wahyu lebih dulu meminta ijin ke putra sulungnya yang sedang bekerja di Batam.

Lewat sambungan telepon keduanya menghubungi putra Santi. Namun, tidak disangka penolakan yang diterimanya.

“Di saat korban bertelepon dengan anaknya, pelaku langsung emosi mendengarkan kata penolakan dari anak korban,” lanjutnya.

BACA JUGA..  Dua Ruko Terbakar di Medan, 1 Tewas Terpanggang

“Enggak setuju aku mamak kawin lagi, kata si anak di telepon. Dengar si pelaku, emosi dia,” jelas Donni.

Santi sendiri berusaha menenangkan pelaku, namun tidak berhasil.

Dan, entah bagaimana dua hari setelah itu, tepatnya Senin (8/2/2021) subuh sekira pukul 05.30 WIB, tersangka datang dengan membawa parang.

“Tersangka mengambil dua buah sajam berupa parang dari dapur dan berkata akan membunuh korban dan anak korban serta akan membakar rumah tersebut,” jelasnya.

Kekasihnya panik dan langsung meninggalkan rumah dengan membawa dua anaknya Daniel Pratama (21) dan Nur Apriana (19).

BACA JUGA..  Dua Ruko Terbakar di Medan, 1 Tewas Terpanggang

Sementara, tersangka sudah tidak bisa dihentikan dengan aksinya membakar rumah.

Warga yang mengetahui apa yang sedang terjadi setelah Santi meminta tolong, langsung menghubungi Polsek terdekat yaitu, Polsek Bunturaja. Polisi datang dan langsung menangkap pelaku.

Polisi yang datang sempat menembakkan tembakan peringatan ke pelaku yang beringas.

“Dia pegang parang 2 buah, polisi lalu menembakkan tembak peringatan ke dia. ‘Buang parang itu, kalau enggak ku tembak, kau’ kata kapolsek. Baru menyerah dia,” bebernya.

Saat itu, api yang melalap rumah Santi bisa dipadamkan, namun barang-barang miliknya sudah hangus. Diantaranya sepeda motor, televisi dan lainnya.(nin/pjs/ras)