MANDIRI SYARIAH

6 Kawanan Begal Dibekuk, 2 Ditembak

oleh -83 views
DIABADIKAN : Personel Polsek diabadikan bersama para tersangka bak foto keluarga.(IST/POSMETRO MEDAN)

POSMETROMEDAN.com – Polsek Delitua membekuk sedikitnya enam orang begal sadis. Dua diantaranya dihadiahi timah panas pada bagian betis karena berusaha melawan petugas.

Kapolsek Delitua, AKP Zulkifli Harahap menyebutkan, kedua tersangka yang ditembak bernama Arif dan Wandi. Mereka melawan petugas guna berupaya meloloskan diri saat pengembangan.

Dijelaskan, pada hari Minggu (10/1/2021) sekira pukul 02.00 WIB petugas mendapat info jika Arif dan Wandi berada di sebuah kosan RQUS Jalan Stadion, Gang Pisang, Kisaran, Asahan.

Tim reskrim pun bergegas ke lokasi. Benar saja, dari kosan tersebut keduanya berhasil diamankan tanpa perlawanan berarti. Saat dilakukan interogasi, keduanya mengakui perbuatannya.

Selanjutnya Arif dan Wandi diboyong ke Medan untuk menunjukkan keberadaan pelaku begal lainnya. Sesuai petunjuk mereka, polisi pun bergerak ke rumah seorang bernama Agung di Jalan Pelajar Ujung, Gang Mangga.

BACA JUGA..  Pria Ini Bobol Kotak Amal Vihara Kong Hok Tong

Begitu sampai langsung dilakukan penggerebekan dan berhasil mengamankan empat orang. Mereka adalah Arifman Ndraha alias Arif (20) warga Jalan Melayani, Gang Nusantara, Medan Amplas; Wandi Sahputra alias Ucok (18) warga Jalan Tuar Ujung, Medan Amplas; Ariprayoga (18) warga Jalan Tegal Sari Mandala 2, Gang Ikhlas, Medan Denai; Aditia Prayoga (18) warga Jalan Utama Gang Sehburhanudin, Kelurahan Kotamadsum 4, Medan Area; Fahrul parazi alias Azi (18) warga Jalan Jermal 14, Medan Denai; dan Agung Setiawan warga Jalan Pelajar Ujung, Gang Mangga.

Lanjut Kapolsek, kawanan ini beraksi pada hari Minggu (3/1/2021) lalu sekira pukul 01.45 WIB. Saat itu korban Audzri Ananda (14) warga Gang Amarta, Dusun IV, Desa Marindal I, Kecamatan Patumbak, Deliserdang dirampok di Jalan Kanal, Kelurahan Titi Kuning, Medan Johor.

BACA JUGA..  Kepergok 'Nyorong' Vario, Sembiring Dimassa Warga Pancurbatu

Ketika itu korban mengendarai sepeda motor Kawasaki KLX BK 3398 AJM warna Orange berboncengan dengan Muhammad Irsan Ginting hendak pergi ke Lapangan Merdeka Medan.

Namun korban bertemu dengan rombongan pelaku beroncengan mengendarai enam motor diperkirakan sebanyak 12 orang. Korban berusaha mendahului, tapi tiba-tiba salah seorang pelaku mengambil sebilah parang dan mengarahkan ke arah korban.

Melihat itu, Irsan yang duduk diboncengan melompat hingga mengakibatkan korban hilang kendali lalu terjatuh. Berikutnya pelaku mendatangi kemudian membacok tangan korban dan menyeretnya ke jalan. Sedangkan pelaku lain mengambil motor korban dan membawa kabur ke arah Jalan Bajak II, Marindal, Kecamatan Deli Tua, Deliserdang.

BACA JUGA..  2 Pencuri Kereta Beru Tarigan Didor

Usai kejadian itu, Ananda pulang ke rumah dan memberitahu ayahnya, Sutarno (60) perihal pembegalan yang dialaminya. Selanjutnya, Ananda didampingi ayahnya membuat laporan ke Polsek Delitua.

Dasar laporan itu petugas langsung memburu pelaku dan berhasil meringkusnya. Dari keterangan pelaku, motor korban dibawa ke rumah Agung dan dijual kepada seseorang seharga Rp7,5 juta. Hasil penjualan dibagi 500 ribu per orang, sisanya digunakan untuk bersenang-senang.

Dari pelaku diamankan barang bukti satu buah samurai, satu buah pisau tongkat dan satu buah gergaji pemotong es batu, motor Honda Beat BK 3876 MAM (yang digunakan pelaku) dan motor Kawasaki KLX No Pol 3398 AJM warna Orange (milik korban ).(irw/ras)