Petaka Diskon 50%; GM Hairos Tersangka, Kapolsek Pancurbatu Diperiksa

oleh -95 views

POSMETROMEDAN.com – Sat Reskrim Polrestabes Medan menetapkan General Manager (GM) Taman Rekreasi Air Hairos berinisial ES sebagai tersangka. Sebab, kegiatan mengumpulkan orang yang dilakukan pihak manajemen diketahui tidak mendapat izin dari Tim Gugus Tugas Covid-19 Deliserdang dan melanggar protokol kesehatan (prokes).

Waka Polrestabes AKBP Irsan Sinuhaji mengatakan, belum lama ini tim mendapat informasi yang sempat viral adanya masyarakat yang berkumpul tidak mematuhi protokol kesehatan di Taman Rekreasi Air Hairos Jalan Djamin Ginting, Kecamatan Pancur Batu.

BACA JUGA..  Tiga Bocah di Langkat Hilang Misterius, Beredar Video Ketiganya Bermain Dekat Galian

“Menindaklanjuti informasi yang viral itu, tim kita menemui pihak manajemen untuk mengumpulkan keterangan,” jelas Kasat Reskrim Kompol Martuasah H Tobing saat merilis kasus ini, Jumat (2/10) di Mapolrestabes Medan.

Hasil interogasi didapat kesimpulan, kegiatan live DJ yang mengumpulkan banyak orang tersebut tidak mendapat izin rekomendasi dari gugus tugas Covid-19 Deliserdang.

“Pihak manajemen menurunkan harga tiket masuk yang seharusnya Rp45 ribu menjadi Rp22.500 untuk menarik minat pengunjung,” katanya.

BACA JUGA..  Driver Gojek Tewas Ditikam Begal, Pelaku Tewas Dimassa

Di lokasi, lanjut Wakapolrestabes, saat itu juga tidak dilakukan physical distancing atau pembatasan fisik. Padahal, saat itu jumlah pengunjung membludak sampai 2800 orang.

“Pihak manajemen juga tidak ada melakukan penyemprotan disinfektan secara rutin. Begitu juga dengan izin keramaian dari pihak kepolisian,” jelasnya.

Soal izin keramaian, kata Wakapolrestabes, saat ini Tim Propam Polrestabes juga sedang memintai keterangan Kapolsek Pancur Batu, Kanit Intel dan petugas piket.

BACA JUGA..  Prediksi Pertandingan Liga Eropa: Nice vs Hapoel Beer Sheva

“Kami terus berkordinasi dengan satgas Covid-19 Deliserdang. Untuk kasus ini, tersangka tidak ditahan, namun tidak menutup kemungkinan ada tersangka tambahan. Sedangkan untuk Hairos sudah disegel sejak kemarin,” tukasnya.

Terhadap tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 93 junto pasal 9 ayat 1 Undang-Undang (UU) RI Nomor 5 Tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan junto Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 107  Menkes/382 Tahun 2020 tentang protokol kesehatan bagi masyarakat dan fasilitas mencegah Covid-19 dengan ancaman hukuman 1 tahun penjara. (sor)