POSMETRO MEDAN – Aksi pencurian jemuran berujung terbongkarnya dugaan aksi pembongkaran rumah. Unit Reskrim Polsek Medan Timur mengamankan seorang pria, JL alias Joko (30), yang diduga terlibat dalam sejumlah aksi pencurian di wilayah Medan.
Warga Jalan Rakyat, Kelurahan Tegal Rejo, Kecamatan Medan Perjuangan itu diringkus polisi saat berjalan kaki seorang diri di Jalan Tombak, Kecamatan Medan Tembung, Jumat (28/8/2026).
Kapolsek Medan Timur, Kompol Agus M. Butarbutar, mengatakan penangkapan Joko bermula dari laporan Abdullah (29), korban pencurian jemuran di rumahnya di Jalan Pelita IV, Kelurahan Sidorame Barat, Kecamatan Medan Perjuangan.
Peristiwa itu terjadi pada Minggu (28/6/2026). Dari rekaman CCTV, terlihat tiga pria datang menggunakan becak motor (betor), kemudian mengambil jemuran milik korban.
“Pelaku kita amankan saat berjalan kaki di Tembung seorang diri,” ujar Kompol Agus.
Saat diperiksa, Joko akhirnya mengakui keterlibatannya. Ia mengaku menjalankan aksi tersebut bersama dua rekannya berinisial R dan IP.
Polisi kemudian melakukan pengembangan dan mengamankan pakaian yang diduga digunakan Joko saat beraksi. Sementara R dan IP masih dalam pengejaran.
“Saat pengembangan kita mengamankan pakaian yang digunakan pelaku beraksi. Untuk kedua rekannya masih kita cari,” katanya.
Namun, pemeriksaan terhadap Joko justru membuka dugaan kasus lainnya. Polisi menyebut pria tersebut juga mengakui terlibat dalam pembongkaran rumah di Jalan Rakyat, Medan Perjuangan.
Dalam aksi tersebut, Joko mengaku tidak sendirian. Ia menyebut beraksi bersama RA, RE, F dan A.
Korban dalam kasus pembongkaran rumah tersebut juga telah membuat laporan polisi. Sejumlah barang dilaporkan raib, di antaranya satu unit handphone dan tabung gas.
Yang mengejutkan, Joko mengaku uang hasil penjualan barang-barang curian itu digunakan untuk membeli sabu.
“Korban pembongkaran rumah juga sudah buat laporan ke kita. Korban mengaku kehilangan handphone dan tabung gas,” ungkap Kompol Agus.
Polsek Medan Timur kini masih mengembangkan kasus tersebut. Polisi juga berkoordinasi dengan sejumlah polsek lainnya untuk menelusuri kemungkinan Joko dan komplotannya terlibat dalam aksi pencurian lain.
“Kita masih berkoordinasi dengan polsek lain untuk mencari kemungkinan adanya laporan lain,” pungkasnya.
Editor: Oki Budiman












