POSMETRO MEDAN – Komplotan curanmor menarget pelajar dengan modus ibu ditabrak. Itu terungkap setelah polisi menciduk dua tersangka.
Kanit Reskrim Polsek Sunggal, Iptu Wanter Simanungkalit mengatakan peristiwa itu terjadi di Jalan Tempua, Medan Sunggal, Kamis (2/9/2026) sore. Adapun korban adalah seorang pelajar berinisial MA (14).
Awalnya, korban melintas di Jalan Balam, Medan Sunggal sekira pukul 15.30 WIB. Tanpa sadar, korban diikuti oleh 4 pelaku yang mengendarai dua sepeda motor.
“Tanpa disadari, korban diikuti empat orang pelaku. Tiga laki-laki dan satu perempuan dengan mengendarai dua sepeda motor,” kata Wanter, Kamis (17/9).
Para pelaku pun memepet motor korban dan menghentikannya. Saat itu, pelaku perempuan dan satu pelaku lainnya berpura-pura menanyakan apakah korban melihat geng motor melintas di lokasi itu.
Para pelaku berdalih bahwa ada geng motor yang telah menabrak ibunya. Korban pun mengaku tidak ada melihat geng motor yang melintas di lokasi.
Untuk melancarkan aksinya, kata Wanter, para pelaku membujuk korban agar ikut membantu mencari geng motor tersebut. Dengan niat membantu, korban pun mengikuti pelaku.
Setibanya di Jalan Tempua, pelaku menyuruh korban agar menitipkan motor dan kuncinya ke pelaku lain. Dengan bujuk rayu pelaku, korban pun memberikan motor itu.
Setelah itu, korban berboncengan dengan pelaku wanita dan pria itu dengan modus untuk mencari orang yang menabrak ibu pelaku.
“Setiba di Jalan Rajawali, korban diturunkan dan disuruh menunggu oleh pelaku dengan dalih hendak menjemput orangtuanya,” sebutnya.(bbs)












