POSMETRO MEDAN – Kelompok tani P3A Maju Bersama Desa Ujung Barat kecamatan Babussalam Aceh Tenggara dalam program P3-TGAI hanya dijadikan simbol atau alat administrasi oleh oknum pihak ketiga jadi sorotan Jumat (4/9).
Hasil investigasi posmetromedan di lapangan Kelompok tani P3A Maju Bersama hanya dipakai namanya untuk syarat pencairan dana, Pekerjaan fisik dikendalikan oleh oknum luar di balik layar, “sebut warga kepada posmetromedan Jumat (4/9).
Secara aturan resmi dari Kementerian PUPR, program ini wajib dikerjakan secara swakelola penuh oleh petani tanpa melibatkan kontraktor atau pihak luar.
Pengalihan proyek ke pihak ketiga atau pengerjaan asal-asalan dapat dilaporkan ke Aparat Penegak Hukum (APH) untuk diperiksa.
Polres Agara untuk segera melakukan penyelidikan (lidik) terhadap proyek P3-TGAI di Desa Ujung Barat menyusul dugaan menjadikan kelompok tani atau Perkumpulan Petani Pemakai Air P3A Maju Bersama sebagai alat meraup keuntungan pribadi pihak ketiga.
Ketua kelompok tani P3A Maju Bersama yang enggan menyebutkan namanya di lokasi proyek kepada posmetromedan Jumat (4/9) mengatakan benar proyek P3-TGAI dikerjakan oleh pihak ketiga kami kelompok hanya penerima manfaat ,” Ujar nya.(Zal)











