POSMETRO MEDAN – Perang terhadap peredaran narkoba di Kabupaten Batu Bara terus digencarkan. Dalam operasi besar yang melibatkan empat polsek jajaran, Polres Batu Bara berhasil membongkar 13 kasus narkotika dan meringkus 19 tersangka yang seluruhnya diduga sebagai pengedar. Tujuh di antaranya merupakan target operasi (TO) yang telah menjadi buruan polisi selama tiga bulan terakhir.
Kapolres Batu Bara AKBP Dony Satria Wicaksono mengungkapkan, dari pengungkapan tersebut polisi menyita barang bukti berupa sabu seberat lebih dari setengah kilogram, tepatnya sekitar 542,55 gram, ganja seberat 246 gram, serta 18 vape elektronik yang mengandung narkotika.
“Dari 19 tersangka yang diamankan, satu orang merupakan perempuan. Seluruhnya berperan sebagai pengedar dan akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Dony saat konferensi pers, Rabu (5/8/2026).
Menurutnya, pengungkapan ini menjadi bukti nyata komitmen Polres Batu Bara dalam memberantas peredaran narkoba. Bahkan, dalam tiga pekan sejak menjabat sebagai Kapolres, pemberantasan narkoba menjadi salah satu prioritas utama.
“Kami tegaskan tidak akan ada ruang sedikit pun bagi bandar maupun pengedar narkoba di wilayah hukum Polres Batu Bara. Siapa pun yang terlibat pasti kami tindak secara tegas sesuai hukum yang berlaku. Pengungkapan 13 kasus ini menjadi bukti keseriusan kami dalam memutus mata rantai peredaran gelap narkoba,” tegasnya.
Meski berhasil mengungkap belasan kasus, Dony meminta seluruh personel tidak cepat berpuas diri. Ia menekankan agar penyelidikan dan pengembangan jaringan terus dilakukan untuk memburu pelaku lain yang masih berkeliaran.
“Penegakan hukum terhadap pelaku narkoba akan terus kami lakukan tanpa pandang bulu melalui sinergi dengan BNNK, Kejaksaan, Pemerintah Daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat Kabupaten Batu Bara,” katanya.
Kapolres berharap dukungan masyarakat terus mengalir dengan memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas peredaran narkoba, sehingga upaya memutus jaringan narkotika di Kabupaten Batu Bara dapat dilakukan secara maksimal.
Editor: Oki Budiman











