POSMETRO MEDAN – Polres Pelabuhan Belawan mengungkap kasus perampokan mobil box pengangkut paket JNT Express di Jalan Raya Pelabuhan Belawan, depan PT Smart.
Seorang pelaku berinisial DBT (36) warga Kelurahan Belawan II, berhasil diciduk pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.
Sementara dua pelaku lainnya yang turut terlibat dalam aksi perampokan tersebut, masih dalam pengejaran petugas.
Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Aditya SP Sembiring melalui Kasat Reskrim AKP Agus Purnomo menjelaskan, perampokan terjadi pada Senin (22/6/2026) sekira pukul 18.00 WIB.
“Ketika melintas di Jalan Raya Pelabuhan Belawan di depan PT Smart, mobil box mogok. Korban kemudian berusaha memperbaiki mesin kendaraannya,” ujar AKP Agus Purnomo, Kamis (23/7/2026).
Saat korban tengah memperbaiki kendaraan, dua orang laki-laki tidak dikenal mendatanginya dan menawarkan bantuan untuk memperbaiki mobil.
Namun, beberapa saat kemudian datang seorang pelaku lainnya dengan membawa sebuah kapak langsung mengancam korban.
“Pelaku yang membawa kapak mengacungkan senjata tersebut sambil berkata, ‘Woi, minta duit mu!’ karena merasa terancam, korban kemudian menyerahkan dompet miliknya kepada pelaku,” jelasnya.
Setelah itu, korban berhasil kembali menaiki mobil box dan sempat menghidupkan mesin kendaraan hingga dapat berjalan sejauh kurang lebih 100 meter.
Namun mobil tersebut kembali mogok. Ketiga pelaku kemudian mengejar korban yang akhirnya memilih melarikan diri menuju tempat yang aman untuk menyelamatkan diri.
“Beberapa saat kemudian korban kembali ke lokasi dan mendapati barang-barang yang berada di dalam mobil box telah hilang,” tambah Kasat Reskrim.
Berdasarkan laporan korban, Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan segera melakukan serangkaian penyelidikan hingga akhirnya memperoleh informasi terkait keberadaan salah satu pelaku, yakni DBT.
Tim URC Unit 1 Pidum Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan yang dipimpin oleh Ipda Marcelino Damanik, S.Tr.K., kemudian melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan tersangka tanpa perlawanan.
“Dari hasil interogasi, tersangka mengakui telah melakukan aksi perampokan tersebut bersama dua rekannya yang identitasnya telah kami kantongi dan saat ini masih dalam proses pengejaran,” ungkap AKP Agus Purnomo.
Kasat Reskrim menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pengembangan guna menangkap seluruh pelaku yang terlibat serta mengamankan barang bukti hasil kejahatan.(bbs)












