Flu Burung H5 Menyebar

oleh
oleh

POSMETRO MEDAN – Flu burung varian H5 terdeteksi di Australia. Temuan ini menandakan bahwa varian virus yang sangat menular tersebut, kini telah resmi mengancam seluruh benua di Bumi.

 

Menteri Pertanian, Perikanan, dan Perhutanan Australia Julie Collins menyatakan bahwa penyakit tersebut ditemukan pada burung laut yang bermigrasi, brown skua, di wilayah terpencil Australia Barat. Hasil temuan ini dikonfirmasi oleh badan sains nasional setempat.

 

BACA JUGA..  Swiss Ingin Batasi Populasi Penduduk

Sebelum kasus ini ditemukan, Australia merupakan satu-satunya benua yang belum mendeteksi varian H5, jenis virus yang dikenal dapat merusak populasi unggas dan burung liar secara masif.

 

“Meskipun mengecewakan, hal ini tidak terduga mengingat penyebaran flu burung H5 secara global,” kata Collins dalam konferensi pers.

 

Collins memastikan bahwa hingga saat ini belum ada bukti mengenai kematian massal akibat virus tersebut, maupun bukti infeksi pada unggas peternakan. Kendati demikian, pertemuan darurat pejabat kesehatan hewan dan pertanian langsung digelar untuk mempertimbangkan langkah tanggapan nasional.

BACA JUGA..  Swiss Ingin Batasi Populasi Penduduk

 

Varian H5 telah menyebabkan penyakit parah dan tingkat kematian yang tinggi pada unggas, burung liar, serta mamalia yang terdampak di berbagai belahan dunia. Kelompok burung liar yang paling banyak terkena dampak di antaranya adalah burung air, burung pantai, burung laut, dan burung pemangsa.

 

Tidak hanya itu, mamalia laut juga ikut terdampak, dengan beberapa deteksi kasus pada hewan lain seperti kucing, kambing, alpaka, hingga babi.

BACA JUGA..  Swiss Ingin Batasi Populasi Penduduk

 

Perdana Menteri Anthony Albanese menyatakan bahwa deteksi kasus perdana ini sangat mengkhawatirkan. Pemerintah Australia menegaskan akan mengambil tindakan tegas guna menahan penyebaran penyakit tersebut.

 

“Ini adalah sesuatu yang terjadi melalui burung yang bermigrasi, dan secara definisi telah terjadi di seluruh dunia, dan inilah mengapa kami bersiap untuk ini,” ujar Albanese.(bbs)