Rumah Ditinggal 3 Hari, Maling Gasak Isi hingga Rp14 Juta

oleh
Tiga pelaku diamankan pihak kepolisian. (ISTIMEWA/POSMETRO MEDAN)

POSMETRO MEDAN – Aksi pencurian yang menyasar rumah kosong kembali terjadi di wilayah Simalungun. Kali ini, sebuah rumah milik karyawan BUMN di Kelurahan Perdagangan III, Kecamatan Bandar, menjadi sasaran. Pelaku tak hanya membobol masuk, tetapi juga menguras isi rumah hingga menyebabkan kerugian belasan juta rupiah.

Peristiwa ini bermula pada Jumat sore, 17 April 2026, ketika korban meninggalkan rumahnya di Jalan Rajamin Purba untuk menjemput sang istri ke Medan. Tiga hari kemudian, saat kembali, korban dibuat terkejut. Rumahnya sudah dalam kondisi porak-poranda.

Pintu belakang kamar di lantai dua ditemukan rusak dan terbuka. Dari hasil penyelidikan, pelaku diduga memanjat pagar sebelum merusak akses masuk. Dengan leluasa, mereka kemudian menggasak berbagai barang berharga, mulai dari TV LED, AC, speaker aktif lengkap dengan mikrofon, kamera CCTV, hingga barang-barang rumah tangga seperti setrika, proyektor mini, dan pakaian anak-anak. Total kerugian ditaksir mencapai Rp14,59 juta.

Laporan korban langsung ditindaklanjuti aparat. Tim dari Polsek Bandar Huluan bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan saksi. Hasilnya, dalam waktu singkat identitas pelaku berhasil dikantongi.

BACA JUGA..  Dengan Program KAD, BI dan Pemprov Sumut Kirim 1,050 Kg Cabai Merah ke Palangkaraya 

Penangkapan pun berlangsung dramatis dalam satu malam, Kamis dini hari, 23 April 2026. Satu per satu pelaku diringkus di kediamannya di wilayah Perdagangan. Dandi Saragih ditangkap lebih dulu sekitar pukul 01.00 WIB, disusul Gurdip satu jam kemudian. Pelaku terakhir, Natal Sianipar, diamankan sekitar pukul 04.00 WIB.

Dari tangan para tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti hasil curian, termasuk TV LED 32 inci, AC, speaker, mikrofon, proyektor mini, serta sepeda motor tanpa plat nomor. Alat-alat yang digunakan untuk membobol rumah, seperti linggis dan tang, juga turut diamankan.

BACA JUGA..  Sejoli Live TikTok Mesum di Mobil

Polisi menyebut motif para pelaku murni karena tekanan ekonomi. Mereka memanfaatkan situasi rumah kosong untuk melancarkan aksi kejahatan.

Kini, ketiga pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada saat meninggalkan rumah dalam waktu lama.

Editor: Oki Budiman