POSMETRO MEDAN – Aktivitas perjudian jenis tembak ikan kembali menjadi sorotan warga di wilayah hukum Polsek Medan Tuntungan, Kota Medan. Sejumlah mesin judi yang diduga berlabel “AW” atau “Awi” disebut-sebut beroperasi di beberapa titik secara terbuka, bahkan berlangsung hampir 24 jam tanpa henti.
Lokasi-lokasi yang dilaporkan menjadi tempat beroperasinya praktik tersebut antara lain di sekitar Panglong Parna Jaya Simalingkar, Kampung Batak Simalingkar, Simpang Selayang (Jalan Setia Budi Ujung), Gang Barus, hingga kawasan Pantai Bokek Desa Tanjung Selamat yang berdekatan dengan area wakaf.
Keberadaan mesin-mesin judi itu disebut warga tidak hanya merusak ketenangan lingkungan, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran sosial. Suara bising dan lampu yang menyala terang hingga larut malam membuat aktivitas warga terganggu.
Sejumlah warga mengaku resah karena lokasi tersebut juga mulai menarik perhatian anak-anak dan remaja. Kondisi ini dikhawatirkan dapat memicu dampak sosial yang lebih luas, termasuk perubahan perilaku generasi muda serta potensi meningkatnya tindak kriminalitas akibat tekanan ekonomi para pemain.
“Sudah sering kami lihat anak-anak ikut nongkrong di sana. Kalau dibiarkan, takutnya makin banyak yang terpengaruh,” ujar salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Di sisi lain, masyarakat juga mempertanyakan efektivitas penanganan aparat penegak hukum setempat. Meski disebut telah beberapa kali dilaporkan, aktivitas perjudian tersebut diklaim masih terus berlangsung tanpa tindakan tegas yang terlihat di lapangan.
Kondisi ini memunculkan berbagai dugaan di tengah masyarakat mengenai adanya pembiaran, meski hal tersebut belum dapat dibuktikan secara resmi.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Polsek Medan Tuntungan belum memberikan keterangan resmi terkait maraknya kembali praktik judi tembak ikan di wilayahnya.
Warga berharap aparat pihak kepolisian, segera turun tangan melakukan penertiban menyeluruh agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat dapat kembali terjaga.
Reporter: Irwansyah
Editor: Oki Budiman












