Peti Berisi Jenazah Hanyut Dibawa Banjir di Tapanuli Tengah

oleh
oleh
Peti berisi jenazah ditemukan diantara tumpukan kayu.

POSMETRO MEDAN – Peti berisi jenazah hanyut dibawa banjir di Kecamatan Kolang, Tapanuli Tengah.

Peti tersebut ditemukan warga tepatnya di Dusun III Kampung Lama, Desa Hurlang Muara Nauli, Rabu (18/2/2026).

Peti mati berwarna merah maron yang masih terlihat bagus itu ditemukan warga di sekitar tumpukan kayu gelondongan yang tersapu banjir bandang pada Senin (16/2/2026) kemarin.

Setelah diketahui pemiliknya, pihak kepolisian dibantu warga dan aparat pemerintah langsung membawa jenazah ke keluarganya menggunakan perahu.

Kejadian penemuan peti mati berisi jenazah ini pun sempat menjadi tontonan warga yang memenuhi Jembatan Kolang untuk melihat proses evakuasi yang dilakukan petugas.

BACA JUGA..  Warga Heboh! Mayat Pria Ditemukan Mengambang

Warga setempat, Dedi Situmeang, menyampaikan peti mati ditemukan di antara tumpukan kayu gelondongan saat magrib.

Setelah berkoordinasi dengan aparat desa, peti mati itu diketahui berasal dari Dusun V Unte Mukkur, Desa Satahi Nauli Kecamatan Kolang.

“Sebenarnya peti mati itu sebelumnya sudah dicari-cari pihak keluarganya pascabanjir dua hari yang lalu,” ujarnya.

Dedi menjelaskan, saat peristiwa banjir bandang terjadi, air Sungai Kolang meluap dan menghancurkan pemakaman di Dusun V Unte Mukkur, Desa Satahi Nauli, yang persis berada di tepi sungai.

BACA JUGA..  Jembatan Utama Rusak, Truk Sawit Terjun ke Sungai

“Lalu peti mati berisi mayat itu hanyut hingga puluhan kilometer terbawa arus. Keluarga sudah mencari peti mati yang hilang itu, namun baru hari ini ditemukan,” katanya.

Menurutnya, dengan kejadian ini, pihak keluarga tentunya sangat merasa sedih karena jenazah hilang dari pemakaman dan terbawa arus.

“Saya tak bisa bayangkan penderitaan jenazah itu, seakan-akan meninggal dua kali,” tuturnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Kolang, Ipda W Sitanggang, yang dikonfirmasi membenarkan peristiwa penemuan peti mati yang berisi jenazah itu.

BACA JUGA..  Jembatan Utama Rusak, Truk Sawit Terjun ke Sungai

“Ya benar, warga ada menemukan peti mati berisi jenazah dan malam ini sudah dikembalikan ke pihak keluarganya,” ujarnya.

Adapun identitas peti mati berisi jenazah bernama Helena Boru Tobing (45).

“Jenazah diketahui merupakan warga Dusun V Untemukkur, Desa Satahi Nauli, Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapteng,” ujarnya.

Sesuai informasi, jenazah sudah dikebumikan pada Oktober 2025. Saat peristiwa banjir Tapteng, pemakaman rusak.

“Pihak keluarga sudah berupaya mencari, namun baru hari ini ditemukan. Sudah langsung kita kembalikan untuk dikebumikan keluarganya lagi,” tuturnya mengakhiri. (mis)