POSMETRO MEDAN – Nasib tragis dialami pasangan Mulyana (50) dan Giyati (50). Keduanya tewas akibat ambulans yang membawa jenazah anaknya, kecelakaan.
Ambulans yang mereka tumpangi terlibat kecelakaan beruntun di Tol Batang-Semarang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026).
Mulyana meninggal setelah mengalami cedera kepala sedang dan patah tulang pada tangan kiri.
Ia sempat dilarikan ke RSI Weleri, Kabupaten Kendal, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Sementara Giyati mengalami cedera kepala berat. Ia dinyatakan meninggal dunia saat dievakuasi menuju RSI Weleri.
Kecelakaan maut yang terjadi di KM 379+900, Kecamatan Gringsing itu juga melibatkan empat kendaraan yang melaju searah dari Jakarta menuju Semarang.
Selain Mulyana dan Giyati, kecelakaan beruntun Tol Batang-Semarang juga menewaskan Tekat Susanto, warga Paninggilan Utara, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang.
“Iya (Mulyana dan Giyati meninggal saat antar jenazah),” ujar Kasi Humas Polresta Batang, Ipda Sri Widadi, Kamis (20/8/2026).
Sopir ambulans diduga kehilangan konsentrasi, hingga menabrak bagian belakang samping kanan truk Hino yang berada di depannya.
Benturan membuat ambulans bergerak ke kanan dan menghantam bagian samping kiri Toyota Innova yang melaju di lajur kanan dengan arah yang sama.
“Benturan tersebut membuat ambulans terdorong ke arah kanan hingga kembali menabrak bagian samping kiri Toyota Innova yang melaju di lajur kanan dengan arah yang sama,” jelas Eka.
Tabrakan juga membuat roda cadangan pada truk Hino terlepas. Roda itu kemudian terpental ke belakang dan menghantam bagian depan Toyota Avanza yang melaju di belakang ambulans.
Pasutri yang meninggal dalam kecelakaan dan jenazah anaknya akan dimakamkan di tempat berbeda. Anak dan ibu dimakamkan di Jepara, sedangkan sang ayah di Cengkareng.
“Kalau jenazah Geyati dan anaknya, Vicky, mau dibawa dan dimakamkan di Jepara. Sedangkan jenazah suaminya, Mulyana, dimakamkan di Cengkareng Jakarta,” kata Sutomo, kerabat korban.
Ketiga jenazah yang masih satu keluarga itu kemudian diserahkan kepada pihak keluarga, setelah sempat dibawa ke RSI Muhammadiyah Weleri.(bbs)












