POSMETRO MEDAN – Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Langkat Stabat ,Sugiyanto, serahkan secara simbolis 4.000 Kartu Peserta BPJS Ketenagakerjaaan untuk Petani Sawit kepada Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Langkat, Hendri Tarigan, S.Pt, M.M.A.
Acara ini digelar di Gedung PKK Kabupaten Langkat, Senin (25/8/25).
Bantuan kepada 4.000 petani sawit warga Kab. Langkat bersumber dari Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit Tahun 2025. Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan Sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan Kepada Penyuluh Pertanian Se Kabupaten Langkat yang turut hadir pada acara tersebut.
Sugiyanto selaku Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Langkat Stabat sampaikan bahwa ini salah satu program unggul untuk para pekerja terkhusus petani sawit dalam perlindungan kerja.
“Ini adalah program yang bagus untuk melindungi para pekerja, karena setiap pekerja tentunya memiliki risiko kerja, termasuk petani sawit,” ungkap Hendri Tarigan.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sugiyanto menambahkan bahwa 4000 petani sawit telah terdaftar dalam dua program penting, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).
“terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Langkat dalam mendukung program BPJS Ketenagakerjaan. Salah satu wujud nyata yaitu memberikan perlindungan bagi 4.000 petani sawit” imbuh Sugiyanto.
Melalui program ini, BPJS Ketenagakerjaan menjamin seluruh biaya pengobatan untuk setiap pekerja yang mengalami kecelakaan kerja sesuai dengan indikasi medis. Selain itu, dalam kasus risiko kematian, ahli waris dari pekerja akan menerima santunan sebesar 42 juta rupiah jika telah menjadi peserta selama 3 bulan.
Hal ini menunjukkan bahwa negara hadir untuk memberikan perlindungan jaminan sosial kepada seluruh pekerja di Indonesia khususnya Petani Sawit Kabupaten Langkat.
EDITOR : Rahmad












