SMAN 2 Lubuk Pakam Gelar Peringatan Isra Mikraj 1443 H

oleh
Wakil Bupati Deliserdang, Drs M. Ali  Yusuf Siregar M.AP, anggota DPRD Deliserdang Darwis Batu Bara, Ketua MUI Ahmad Taufik Nasution S.Ag.M.pdi, duduk dibarisan depan saat peringatan Isra Mikraj di SMA Negeri Lubuk Pakam. (Erwin/Posmetro Medan)

POSMETROMEDAN.com  – SMA Negeri 2 Lubuk Pakam, Deliserdang, memperingati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1443 H, Sabtu (12/2/2022) di aula sekolah. Gelaran peringatan tersebut dilaksanakan para siswa dengan menggunakan tiga bahasa; bahasa Indonesia, Inggris dan Arab.

Dengan menerapkan Protokol kesehatan (Prokes) semua undangan dengan terbit mengikuti setiap agenda kegiatan peringatan Isra Mirkaj tersebut.

Kepiawaian para siswa menggunakan tiga bahasa membuat kagum para undangan dan orang tua siswa.

BACA JUGA..  Bupati Langkat Inginkan Masjid Pusat Pembinaan Generasi Muda

Pantauan wartawan, kegiatan diawali kata sambutan dari ketua panitia, Jukni Ilman Lubis, S.pdi.

“SMAN 2 Lubuk Pakam mengucapkan terima kasih atas kehadiran para tamu undangan. Seperti Bapak Wakil Bupati Deliserdang Drs HM.Ali Siregar.M.AP, Anggota DPRD Deliserdang Darwis Batu Bara, Ketua MUI Deliserdang Ahmad Taufik Nasution S.ag.M.Pdi, Kepala Dinas Pendidikan Deliserdang yang diwakili Kepala Bidang Jumangkir S.pd.M.Pd, Kepala Dinas Perpustakaan, Kadis Kominfo, Kemenag Dra Siti Hanfnizar M.Pd, Pengawas Pendidikan Propinsi Dra Fauzia, Kabag Kesra, Camat Lubuk Pakam, Ketua Komite SMAN 2 Lubuk Pakam, serta para orang tua siswa,” ujar Jukni Ilham.

BACA JUGA..  Dukung Swasembada Energi Nasional, Bobby Nasution Dorong Percepatan Legalisasi Sumur Minyak Rakyat di Sumut

Selesai ketua panitia, kata sambutan juga disampaikan Kepala SMA Negeri 2 Lubuk Pakam, Drs Awaluddin.M.Si.

“Terima kasih atas kehadiran seluruh tamu undangan yang kami hormati dan muliakan yang telah memberikan infak dan sumbangsihnya atas pembangunan musolah yang berada di lingkungan sekolah SMAN 2 Lubuk Pakam ini. Dan kami pun sangat berharap agar kiranya menyisikan rejekinya supaya musolah yang ada ini agar cepat rampung, karena sudah terkendala pembangunannya lebih dua tahun tidak kunjung
selesai. Salah satu kendala pembangunannya adalah masalah dana serta Covid -19 yang hingga saat ini masih ada,” ujar Drs Awaluddin M.Psi. (*)

BACA JUGA..  TImnas Menang Dua Laga Beruntun, Bobby Nasution: Semangat Terus, Kalau Orang Medan Bilang Ribak Sude

Reporter: Demson Tambunan/Erwin
Editor: Maranatha Tobing