POSMETRO MEDAN – Personel Satres Narkoba Polrestabes Palembang, Briptu Hamdi Saputra Davanis (28) ditembak saat pergoki aksi curanmor.
Kasus ini terjadi di Jalan K.H. Wahid Hasyim, Kelurahan 3-4 Ulu, Kecamatan SU I, Palembang, depan Apotek Adisyah Farma, Sabtu (24/10/2026) sore.
Saat itu, Briptu Hamdi baru saja membeli obat. Ia keluar dari apotek menuju parkiran dan mendapati dua orang dengan gerak-gerik mencurigakan.
Korban spontan menegur keras kedua orang tersebut. “Hoi, kamu nak ngapoi ? (Hoi, kamu mau ngapain ?)” ucap Hamdi.
Mendengar teriakan itu, satu dari dua orang tersebut yang duduk di atas motor, mendadak mengeluarkan senjata api rakitan dan melepaskan tembakan ke atas.
“Saya tegur, karena gerak-gerik mereka mencurigakan, ‘Hoi, kamu nak ngapoi?’ Mereka tidak terima, salah satu pelaku melepaskan tembakan ke atas,” kata Hamdi yang tengah dirawat di RS Bari, Palembang.
Merasa terancam saat itu, Hamdi juga melepaskan tembakan, namun ke arah bawah.
Tetapi, salah satu pelaku semakin beringas dan kembali mengarahkan senjata apinya ke arah kepala korban.
Beruntung saat itu Hamdi berhasil mengelak, alhasil tembakan hanya mengenai bahu kanannya.
“Saya merasa terancam, lalu saya mengeluarkan senjata api saya dan menembak ke arah bawah.
Tetapi, salah satu pelaku beringas mengarahkan pistolnya ke arah kepala saya. Saya sempat mengelak, lalu mengenai bahu kanan saya,” ucapnya.
Melihat korban mengalami luka tembak, kedua pelaku pun langsung kabur meninggalkan korban di TKP.
Sementara itu, Hamdi langsung dilarikan warga ke RS Bari, Palembang, untuk mendapatkan perawatan medis dan hingga kini sudah dirujuk ke RS Bhayangkara M. Hasan, Palembang.
Terpisah, Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan, melalui Kasat Reskrim, AKBP Musa Jedi Permana membenarkan adanya peristiwa itu.
“Jadi korbannya ada dua, satu anggota Briptu Hamdi, dan satu lagi pemilik motor, karena kunci stang motor sudah dirusak pelaku,” ucapnya.
Untuk pelaku, ditambahkan Jedi, hingga kini masih kita buru, anggota di lapangan masih bekerja.
“Pelaku masih kita buru, anggota masih bekerja di lapangan. Saya tegaskan jika nanti saat dilakukan penangkapan pelaku melawan, kami tak segan-segan berikan tindakan tegas terukur,” tutupnya.(bbs)











