Kerukunan Umat Beragama dan Etnis di Medan, Syaiful Ramadhan: Itu Bukti Nilai Pancasila Terus Terjaga

oleh
Anggota DPRD Medan dari Fraksi, Syaiful Ramadhan dalam kegiatan Penyelenggaraan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan yang dilaksanakan di Jalan Pelita II Ujung Sei Deli, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Medan Maimun, Minggu (25/10/2026).

POSMETRO MEDAN – Kerukunan umat beragama di Kota Medan menjadi salah satu indikator bahwa nilai-nilai Pancasila telah diterapkan dalam kehidupan masyarakat. Keberagaman suku, agama, dan budaya bukan menjadi penghalang, melainkan kekuatan untuk mempererat persatuan dan menjaga keharmonisan di tengah masyarakat.

Hal itu disampaikan Anggota DPRD Medan dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Syaiful Ramadhan, dalam kegiatan Penyelenggaraan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan yang dilaksanakan di Jalan Pelita II Ujung Sei Deli, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Medan Maimun, Minggu (25/10/2026).

“Keberagaman dapat menjadi modal besar dalam membangun kehidupan yang harmonis apabila setiap warga mampu menjaga komunikasi, saling menghormati, dan mengedepankan persamaan. Kerukunan umat beragama di Kota Medan menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila terus hidup di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, salah satu wujud nyata pengamalan Pancasila adalah kemampuan masyarakat untuk tetap menjalin hubungan baik meskipun memiliki perbedaan keyakinan maupun latar belakang budaya. “Sikap saling menghargai dan tidak mudah terprovokasi menjadi kunci untuk menjaga persatuan di tengah keberagaman,” katanya.

BACA JUGA..  Marak Antrean BBM, Honda Ingatkan Pentingnya Memilih Motor Listrik Berkualitas

Syaiful juga menekankan bahwa semangat gotong royong dan saling menolong merupakan bagian penting dari pengamalan nilai-nilai Pancasila. Hal tersebut terlihat ketika masyarakat menghadapi bencana, di mana warga kerap bahu-membahu memberikan bantuan tanpa membedakan suku, agama, maupun golongan.

“Ketika ada saudara kita yang tertimpa bencana, yang harus dikedepankan adalah rasa kemanusiaan. Kita membantu bukan karena kesamaan agama atau suku, tetapi karena kita sesama manusia dan sesama anak bangsa,” tegasnya.

BACA JUGA..  Rico Waas Serahkan Bantuan Biaya Pendidikan Untuk 214 Mahasiswa

Menurutnya, semangat persatuan dan kepedulian sosial seperti itu harus terus dirawat agar tidak luntur oleh perkembangan zaman, perbedaan pilihan politik, maupun maraknya informasi yang berpotensi memecah belah masyarakat.

Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan keluarga dan lingkungan sekitar sebagai ruang pertama dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila. “Sikap toleransi, musyawarah, keadilan, serta kepedulian terhadap sesama perlu dibiasakan sejak dini agar menjadi karakter dalam kehidupan bermasyarakat,” pungkasnya. (*)

Editor: Ali Amrizal