2 Pembunuh Sopir Taksi Online Ditembak

oleh
oleh
Kedua pelaku usai mendapatkan perawatan pasca ditembak polisi.

POSMETRO MEDAN – Dua pembunuh sopir taksi online bernama Muhammad Imran (33) warga Binjai, ditembak Polres Asahan.

Diketahui, jasad korban ditemukan di perkebunan sawit, Asahan, beberapa waktu lalu.

Kasat Reskrim Polres Asahan, AKP Sandi Riz Akbar mengatakan penangkapan dilakukan oleh tim gabungan Polda Sumut dan Polres Asahan, Jumat (23/10/2026) kemarin. Kedua pelaku, yakni MAH dan FSO.

BACA JUGA..  Usai Makan Nasi Bungkus Pemberian Pemkab Deli Serdang, Puluhan Santri Keracunan Dilarikan Kerumah Sakit

“Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut bersama Tim Jatanras Polres Asahan dan Tim Intel Tek Ditintelkam Polda Sumut, berhasil mengungkap dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang pengemudi transportasi daring,” kata Sandi, Minggu (25/10/2026).

Sandi menyebut, kedua pelaku tersebut diamankan di Jalan Jamin Ginting, Simpang Selayang, Medan Tuntungan, sekira pukul 08.00 WIB.

BACA JUGA..  Anak Bandar Setia Percut Sei Tuan Dibacok Maling

Namun saat proses pengembangan, kedua pelaku melakukan perlawanan, sehingga terpaksa ditembak di bagian kaki.

“Keduanya juga diduga mengambil barang-barang milik korban dan membawa jenazah korban ke wilayah Kisaran, Asahan,” jelasnya.

Sebelumnya, penemuan mayat pria di parit perkebunan kelapa sawit membuat geger warga di Kelurahan Dadi Mulyo, Kecamatan Kisaran Barat. Pada tubuh korban ditemukan luka tusuk dan luka sayat.

BACA JUGA..  Pergoki Aksi Curanmor, Briptu Hamdi Ditembak

Sandi Riz Akbar mengatakan, mayat tersebut pertama kali ditemukan warga pada Kamis (22/10/2026) saat memanen kelapa sawit.

“Pemanen sawit PT BSP melihat ada mayat laki-laki dalam posisi telungkup di parit kebun sawit,” ujar Sandi.(bbs)