Debit Sungai Naik, Beko Hanyut Terseret

oleh
Beko terseret arus. (ISTIMEWA/POSMETRO MEDAN)

POSMETRO MEDAN – Luapan mendadak Sungai Bah Bolon di Pondok Seng, Desa Marjanji, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdang Bedagai, mengejutkan warga pada Sabtu (4/4) sore.

Debit air yang tiba-tiba naik drastis membuat satu unit alat berat jenis beko berwarna hijau terbawa arus dan hanyut.

Kepala Desa Marjanji, Jasmadi, membenarkan insiden tersebut. Ia mengatakan hujan gerimis sempat mengguyur desa sore itu, namun tidak menduga bahwa debit sungai akan meningkat hingga menelan alat berat.

BACA JUGA..  Tiga PKBM di Agara Terima BOS Kinerja, LIRA: Wajib Transparan Sesuai Juknis, Jika Menyimpang Desak APH Audit

“Benar, hingga kini beko itu belum berhasil dievakuasi. Saya juga belum mengetahui alasan beko itu berada di sungai,” ungkap Jasmadi kepada wartawan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sergai, Rico, menambahkan bahwa lokasi kejadian memang berada di Desa Marjanji.

“Kami masih menunggu informasi lebih lanjut mengenai penyebab luapan mendadak ini,” kata Rico.

BACA JUGA..  Mesin Masih Menyala, Motor Kakek 83 Tahun Disikat Maling

Hingga saat ini, penyebab pasti kenaikan debit air dan alasan keberadaan alat berat di tepi sungai masih misterius. Warga diminta tetap waspada karena potensi luapan susulan belum bisa diprediksi.

Fenomena ini menimbulkan pertanyaan serius soal keamanan alat berat di sekitar aliran sungai dan kesiapsiagaan terhadap bencana banjir mendadak, meski hujan hanya turun gerimis.

BACA JUGA..  Banyak Skandal, Mahasiswa Demo Kantor PUPR Tapsel

Editor: Oki Budiman