POSMETRO MEDAN – Dua orang tewas dan 7 lainnya luka dalam insiden ledakan tabung gas elpiji 12 kg di sebuah rumah di Jalan Ratu Sianum, Kelurahan 3 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang.
Dua korban meninggal dunia yakni Nyimas Dewi Rohayati (33) istri pemilik rumah dan Murni (40) seorang ART.
Berdasarkan video rekaman kamera CCTV kondisi awal rumah masih normal. Beberapa detik kemudian dari dalam rumah muncul nyala api disertai suara ledakan yang cukup keras.
Seorang balita yang terlihat berada di luar rumah masuk ke dalam karena terkejut dengan suara tersebut. Ledakan yang keras membuat kaca jendela depan langsung terlepas dan pecah.
Seorang tetangga langsung keluar rumah dan memeriksa kondisi di sebelah rumahnya. Suasana panik terlihat, setelah sejumlah wanita keluar dan ada korban yang tubuhnya terkena ledakan hingga pakaian yang mengalami kerusakan parah.
Kapolsek Ilir Timur II Kompol M Ismail mengatakan, saat ini ketujuh orang lainnya termasuk balita yang jadi korban masih dirawat di rumah sakit.
“Semua korban luka bakar lainnya masih dirawat di rumah sakit, ” ujar Ismail, Minggu (1/2/2026).
Ia menerangkan, peristiwa itu terjadi akibat kebocoran gas elpiji 12 kilogram yang digunakan penghuni rumah, Dewi Rohayati.
“Pemicu ledakan dan kebakaran tersebut berdasarkan informasi dari saksi-saksi tersebut dari kebocoran gas elpiji 12 Kg. Yang sedang digunakan untuk memasak sedekah ruahan malam ini di daerah Bangau,” katanya.
Adapun sembilan korban yang ada di dalam rumah saat peristiwa ledakan dan alami luka bakar, Nyimas Dewi Rohayati (33) meninggal dunia, Murni (40) meninggal dunia, Sumarni (63), Umi (54), Ria (40), Sri Rahayu (21), Weni (40), S (10 bulan), dan N (2 tahun).
“Sembilan korban mengalami luka bakar antara 20 persen hingga 80 persen, pada saat kejadian langsung dibawa warga yang lain ke rumah sakit Pelabuhan Boom Baru,” tutupnya.(bbs)











