POSMETRO MEDAN – Aksi perampokan yang dilakukan oleh 3 (tiga) orang tidak dikenal membawa senjata tajam jenis parang dan pisau dapur menganiaya pemilik warung sembako di Jalan Bunga, Pasar Kapuas, Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, Rabu (11/2) sekitar pukul 18.00 WIB, yang lalu.
Peristiwa tersebut terekam oleh rekaman Closed-Circuit Television (CCTV), yang memperlihatkan para pelaku menganiaya pemilik toko grosir yang menjual makanan ringan.
Ketiga pelaku berduel dengan korban yang bernama Jon (44) hingga tersungkur didepan toko miliknya.
Sementara itu, salah satu pelaku juga tampak sesekali mencoba membuka pintu toko yang masih terkunci, namun aksinya gagal masuk kedalam toko tersebut.
Meski kalah jumlah, korban berhasil keluar dari cengkeraman para pelaku dan sempat melawan, hingga salah seorang pelaku tampak sempoyongan dan kabur dari lokasi kejadian.
Kepada wartawan, Fauziah yang merupakan Kepala Lingkungan (Kepling) 42, Kelurahan Belawan II Medan, mengungkap saat itu korban awalnya pulang membeli makanan.
Akan tetapi, situasi pasar Kapuas yang biasanya ramai tiba-tiba terlihat sepi.
Saat membuka pintu toko, korban dihampiri tiga orang pelaku yang menyergap dari arah belakang. Kemudian terjadi duel antara korban dengan ketiga pelaku. Korban pun melakukan perlawanan diri dari ketiga orang pria yang tak dikenal.
“Usai penyergapan dari ketiga pelaku yang gagal itu, korban mengalami luka dibagian kepala, pelipis mata dan tangan,” kata Fauziah, Selasa (17/2).
Setelah adu duel, dan tiga pelaju yang gagal tersebut melarikan diri ke arah pajak batu.
“Jadi kalau ada kejahatan di jalan bunga ini, para pelaku melarikan diri ke pajak batu karena banyak lorong-lorong, Untuk saat ini, dalam penyerangan ketiga pelaku terhadap korban masih belum diketahui,” jelas Kepling.
Masih keterangan Fauziah, saat kejadian berlangsung ada pedagang yang berjualan di sebelah warung korban. Namun pedagang itu yang berjaga seorang ibu-ibu sehingga tidak memberanikan diri untuk membantu korban.
Setelah kejadian tersebut, sejumlah pedagang yang berjualan di pajak batu itu mulai khawatir dengan kejadian yang serupa.
Pasca kejadian penyerangan disertai penganiayaan itu, kini korban sudah kembali beraktivitas. Korban mengalami luka yang cukup parah mendapatkan 15 jahitan dibagian kepala dan tangan akibat hantaman parang milik pelaku.
Tidak ada barang yang berhasil dibawa para pelaku.
Sementara itu, Kasat Reskrim AKP Agus Purnomo SH MH, membenarkan adanya penganiayaan terhadap tiga pelaku.
Korban yang mengalami luka di bagian kepala dan tangan ini sudah melakukan visum.
“Korban sudah membuat laporan kepolisian di polres pelabuhan belawan, saat ini ketiga pelaku sudah diketahui identitasnya, kami mohon doa supaya cepat tertangkap para pelaku,” jelas Kasat.
Editor : Oki Budiman











