POSMETRO MEDAN – Kodim 0204/DS menggerebek lokasi peredaran narkoba dan perjudian di Tikungan Amoy, Desa Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit, Deli Serdang, Selasa (10/2/2026).
Penyergapan dipimpin Peltu Sonny selaku Danpok 1 Unit Intel Kodim 0204/DS bersama 3 personil Intel lainya. Dalam aksi pengrebekan itu, personil mengamankan 2 orang pemuda yang sedang mengkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu.
Dua tersangka yaitu SFI (46) warga Jalan Jamin Ginting Dusun III, Desa Raya Kecamatan Berastagi, Tanah Karo dan JG (41) warga Jalan Feteran Gang Harapan, Kelurahan Gundaling II, Berastagi, Tanah Karo.
Personel juga menyita 1 paket sabu dengan berat 1,1 gram, 2 buah timbangan elektrik, 4 buah alat hisap (bong), 10 buah kaca pirex, 13 buah jarum suntik, 9 buah mancis, 2 buah charger handphone, 2 buah handphone,1 buah tas warna coklat, serta 2 unit mesin jekpot jenis dingdong yang digunakan untuk perjudian.
Kedua pemuda laludibawa ke Kantor Unit Intel Kodim 0204/DS di Lubuk Pakam untuk dimintai keterangan sebelum akhirnya diserahkan ke Polisi.
Dan sekira pukul 20.19 WIB, secara resmi, pelaku bersama barang bukti diserahkan ke Satnarkoba Polrestabes Medan dan diterima langsung oleh Aiptu David Manullang dan Brigpol Arjuna personel satnarkoba Polrestabes Medan.
Terkait penggerebekan barak narkoba di Sibolangit, Dandim 0204/DS Letkol Arh Agung melalui PASINTEL Kapten Selamat Riadi kepada wartawan membenarkan penangkapan tersebut.
“Ia bg benar, itu anggota kita. Ini bentuk komitmen dalam upaya memerangi peredaran narkoba dan perjudian yang ada di Wilayah Teritorial Kodim 0204/DS,” ucapnya.
Sementara itu, seorang masyarakat Sibolangit T Tarigan menyampaikan apresiasi atas keberanian pihak Intel Kodim 0204/DS yang menggerebek kembali lokasi itu.
Namun ia juga meminta agar pihak kepolisian dapat menangkap (DS) yang merupakan pemilik, penyedia tempat peredaran narkoba dan perjudian tersebut.
“Kita apresiasi sekali keberanian prajurit Intel Kodim 0204/DS itu bg, kami bangga, memang harus TNI yang turun biar bersih semua judi dan narkoba di Sibolangit ini, tapi kita juga minta kepada polisi agar menangkap DS sebagai bos nya,” pungkasnya.(mis)











