Rakernas Ikal Smansa, Ivan Batubara Soroti Tantangan Kedepan Generasi Muda

oleh
Ketua Umum Ikal Smansa Medan Ivan Iskandar Batubara berfoto bersama dengan pengurus usai Rakernas..

POSMETRO MEDAN – Dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Alumni (Ikal) SMA Negeri 1 (Smansa) Medan Ivan Iskandar Batubara menyoroti pentingnya penguatan kapasitas alumni.

Sebab tantangan kedepan generasi muda kedepannya tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis atau penguasaan teknologi.

“Menurut berbagai kajian global, keberhasilan generasi mendatang tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis atau penguasaan teknologi, tetapi juga oleh karakter yang tangguh, memiliki daya juang tinggi, mampu beradaptasi, dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi perubahan,” kata Ivan Iskandar Batubara dalam rilis yang diterima melalui Kabid Humas dan Media Komunikasi Rizky Hermana, Senin (1/6/2026).

Rakernas yang digelar Sabtu (30/5) di Aryaduta Hotel Medan mengusung tema “Satu Langkah, Satu Tujuan, Satu Ikatan dalam Memperkuat Jaringan dan Kontribusi Alumni Bagi Bangsa”. Tema tersebut relevan dengan tantangan kedepan generasi muda kedepannya.

BACA JUGA..  Advokasi Inspiratif di SMKN 10 Medan, Sarah Carolyn Ajak Generasi Muda Jauhi Pergaulan Bebas

Awalnya dalam kesempatan tersebut, Ivan Iskandar Batubara menyampaikan bahwa Rakernas merupakan puncak dari proses panjang yang telah dimulai sejak satu bulan sebelumnya.

Sebanyak 14 divisi telah melakukan berbagai rapat dan pembahasan untuk menyusun program kerja yang kemudian dibahas dan disepakati bersama dalam Rakernas.

Ivan mengungkapkan rasa syukur karena seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan mendapat dukungan penuh dari para peserta.

“Kesepakatan yang dihasilkan tidak hanya menjadi dokumen perencanaan, tetapi juga komitmen bersama untuk mewujudkan program-program yang telah disusun,” ungkapnya.

BACA JUGA..  Di Balik Kegelisahan Anggota Koperasi Swadharma, Ada Jalan yang Harus Dicari dengan Kepala Dingin

Lalu Ivan menegaskan, bahwa kepengurusan Ikal Smansa
dibentuk berdasarkan kompetensi, kepedulian, dan kesungguhan para pengurus dalam mengabdi kepada organisasi, bukan karena kedekatan pribadi.

Menurutnya, tantangan terbesar bukanlah menyusun program, melainkan membangun semangat perjuangan bersama untuk menjalankannya.

Ivan pun menyoroti tantangan yang akan dihadapi generasi muda di masa depan.

“Atas dasar itulah Ikal Smansa
berupaya mengambil peran dalam mempersiapkan generasi muda yang lebih siap menghadapi masa depan. Kami mengajak seluruh alumni untuk tidak hanya bernostalgia dengan masa lalu, tetapi bersama-sama memberikan kontribusi nyata bagi masa depan generasi berikutnya,” ungkapnya.

Dalam bidang organisasi, Ivan juga menekankan pentingnya menghilangkan sekat-sekat antar angkatan dan memperkuat kolaborasi lintas generasi. Dia menilai semangat kebersamaan tersebut mulai tumbuh melalui berbagai kegiatan yang melibatkan alumni dari berbagai angkatan, baik dalam kegiatan sosial, olahraga, keagamaan, maupun komunitas hobi.

BACA JUGA..  Honda Premium Matic Day Jadi Pusat Perhatian di HMSAF 2026, Tampilkan Deretan Matic Favorit Generasi Muda

Selain itu, Ivan juga mendorong organisasi untuk lebih kreatif dan mandiri dalam mengembangkan sumber daya, membangun jejaring, serta menjadikan komunitas-komunitas alumni sebagai penggerak berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi organisasi maupun masyarakat.

Ivan juga tidak lupa mengajak seluruh pengurus dan alumni untuk terus membangun kepercayaan (trust), menjaga kekompakan, serta bekerja dengan sungguh-sungguh agar program-program yang telah disusun dapat memberikan manfaat nyata.

“Keberhasilan Ikal Smansa akan menjadi kebanggaan bersama, sekaligus kontribusi nyata alumni bagi almamater dan generasi masa depan,” Pungkasnya. ( wan)

EDITOR : Putra