Advokasi Inspiratif di SMKN 10 Medan, Sarah Carolyn Ajak Generasi Muda Jauhi Pergaulan Bebas

oleh
Putri Remaja Indonesia Sumut 2026, Sarah Carolyn Saing bersama Kepala SMKN 10, Rafiah SPd MSi.(Abay-Galih/POSMETRO MEDAN)

POSMETRO MEDAN — Suasana penuh semangat dan inspirasi terlihat di SMKN 10 Medan saat sekolah tersebut menerima kunjungan Puteri Remaja Indonesia Sumatera Utara, Sarah Carolyn Saing, Senin (25/5/2026).

Sarah didampingi Putri Remaja Indonesia Pendidikan 2025, Sharon JZ Simbolon.

Dalam kegiatan advokasi itu, hadir dan yang memberikan edukasi dan motivasi kepada para siswa-siswi.

Sharon Simbolon dan Sarah Saing dijamu Kepala SMKN 10, Rafiah SPd MSi.(Abay-Galih/POSMETRO MEDAN)

Pada kesempatan tersebut, Sarah membawakan materi bertema “Generasi Cerdas Tanpa Pergaulan Bebas”.

Dengan gaya penyampaian yang santai namun penuh makna, Sarah mengajak para pelajar untuk lebih bijak dalam memilih lingkungan pergaulan dan menjaga masa depan mereka.

BACA JUGA..  Jalin Silaturahmi, Wabup Samosir Sambut Kehadiran Wakil Walikota Medan di Waterfront Pangururan

Menurut Sarah, pergaulan bebas bukanlah simbol kebebasan, melainkan dapat menjadi awal hilangnya arah hidup bagi generasi muda.

Sharon Simbolon dan Sarah Saing bersama para orang tua dan pihak SMKN 10.(Abay-Galih/POSMETRO MEDAN)

“Pergaulan bebas bukan tanda kebebasan, melainkan awal dari kehilangan arah dan masa depan,” ujar Sarah di hadapan para siswa.

“Generasi cerdas adalah mereka yang mampu menjaga diri, menghargai nilai, dan berani berkata tidak pada hal-hal yang merusak kehidupan,” sambungnya.

Ia juga menegaskan bahwa di tengah perkembangan zaman yang semakin terbuka, generasi muda harus tetap memiliki batasan dan prinsip hidup yang kuat.

BACA JUGA..  SMKN 10 Dikunjungi Puteri Remaja Pendidikan Indonesia 2025, Sharon Simbolon Edukasi Bahaya “Brain Rot”
Sharon dan Sarah bersama para guru dan siswa siswi.(Abay-Galih/POSMETRO MEDAN)

“Di tengah dunia yang semakin bebas, kita harus tetap punya batas. Karena masa depan tidak dibangun dari kesenangan sesaat, tetapi dari pilihan-pilihan baik yang kita jaga setiap hari,” lanjutnya.

Kegiatan advokasi tersebut disambut antusias oleh para siswa-siswi SMKN 10 Medan.

Banyak pelajar terlihat aktif berdialog dan mengajukan pertanyaan kepada Sarah terkait kehidupan remaja, pendidikan, hingga motivasi meraih cita-cita.

Sharon dan Sarah bersama beberapa siswi SMKN 10.(Abay-Galih/POSMETRO MEDAN)

Menariknya, busana yang dikenakan Sarah pada kegiatan itu merupakan hasil karya siswi jurusan Tata Busana SMKN 10 Medan.

Hal tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi pihak sekolah karena karya para siswa dapat tampil dalam kegiatan bergengsi.

BACA JUGA..  Jalin Silaturahmi, Wabup Samosir Sambut Kehadiran Wakil Walikota Medan di Waterfront Pangururan

Menutup, Kepala SMKN 10 Rafiah SPd MSi bersama para guru memberikan apresiasi atas materi edukatif yang dibawakan Sarah dan Sharon kepada para siswa.

Sharon Simbolon dan Sarah Saing bersama para siswa siswi.(Abay-Galih/POSMETRO MEDAN)

“Semoga teman-teman kalian di SMKN 10 Medan ini dapat termotivasi dan ada siswi yang bisa mengikuti jejak Sharon di Puteri Indonesia,” ujarnya.

Pihak sekolah juga menyampaikan dukungan penuh kepada Sarah agar mampu meraih prestasi terbaik pada ajang nasional Puteri Remaja Indonesia 2026 mendatang sebagai wakil dari Sumatera Utara.(*)

REPORTER: Abay-Galih
EDITOR: Oki Budiman