Spesialis Curanmor Ditangkap, Mengaku 14 Kali Beraksi

oleh
Reza saat terekam kamera CCTV. (ISTIMEWA/POSMETRO MEDAN)

POSMETRO MEDAN – Seorang pria bernama Reza Andi Setiawan, warga Jalan Turi, Sei Mencirim, diamankan personel dari Unit Reskrim Polsek Medan Timur.

 Reza ditangkap tidak hanya sendiri, ia dibekuk bersama seorang rekannya bernama Opik (19), warga Jalan Pasar II, Sei Mencirim. Namun, Opik ditahan di Polsek Sunggal karena locus delicti yang berbeda.

 Kepada wartawan, Kanit Reskrim Polsek Medan Timur, Iptu Khairul Fajri Lubis menerangkan, penangkapan terhadap Reza berkat sinergitas pihaknya dengan Unit Reskrim Polsek Sunggal.

BACA JUGA..  Tabrakan Sepeda Motor di Perbaungan, Tiga Orang Luka

 Kedua Polsek melakukan penangkapan secara bersamaan di Jalan Medan Binjai, Sei Mencirim, Sunggal, Deli Serdang, Senin (19/1) lalu.

 “Kita mendapat informasi tentang keberadaan tersangka Reza. Ternyata, informasi yang kita terima Reza bersama rekannya Opik yang juga menjadi target Polsek Sunggal,” kaya Kanit, Rabu (21/1).

 Masih keterangan Fajri, penangkapan Reza berdasarkan laporan Putri Athiya Harahap (22), seorang mahasiswi yang tinggal di Jalan Gaharu, Kecamatan Medan Timur.

BACA JUGA..  DPRD Medan Dorong Hidupkan Gotong Royong

 Saat itu, mahasiswi tersebut mendatangi kos-kosan temannya di Jalan Gunung Sibayak, Kecamatan Medan Timur, Rabu (6/8).

 Tak lama kemudian, Putri keluar kos dan mendapati sepeda motornya telah raib, lalu membuat laporan ke Polsek Medan Timur.

 “Ketika kita lakukan pengembangan untuk mencari barang bukti, pelaku melakukan perlawanan terhadap petugas, dan kita berikan tindakan tegas dan terukur,” katanya.

BACA JUGA..  Pemkab Toba Bantu Warga Hadapi Lonjakan Harga Jelang Lebaran

 Masih kata Fajri, dari hasil interogasi, Reza mengaku telah melakukan aksi pencurian sepeda motor di 14 TKP di wilayah hukum Polsek Medan Timur.

 Uang hasil curiannya dijual ke kawasan Mencirim Pondok dan uangnya digunakan untuk berfoya-foya.

 “Pengakuannya, sepeda motor dijual kepada D di kawasan Mencirim Pondok dengan harga bervariasi. Saat ini, kita masih memburu D,” tutupnya.

Editor : Oki Budiman