Petugas PTPN IV Marihat Aniaya dan Tembak Warga

oleh
oleh

 

 

POSMETRO MEDAN – Seorang warga Nagori Marubun Jaya, Kecamatan Tanah Jawa, bernama Rudianto (43) kritis dianiaya dan ditembak penjaga keamanan PTPN IV Kebun Marihat di Blok 52, Simpang Pondok 8, Rabu (3/12/2025) malam.

 

Korban mengalami luka tembak di kepala dan peluru dilaporkan masih bersarang di dalam tulang kepala. Rudianto kini dirawat di ICU Rumah Sakit Balimbingan, Simalungun.

BACA JUGA..  Pimpinan Ponpes Ditahan Kasus Cabuli Santri

 

“Abangku kritis, masih di ICU. Pelurunya belum bisa dikeluarkan. Rumah sakit juga tidak mau visum agar kami membuat laporan polisi,” ujar Reni, adik kandung korban.

 

Menurutnya, keluarga sedang menyiapkan laporan resmi kepada pihak kepolisian. Mereka juga berencana merujuk korban ke Rumah Sakit Efarina Kota Pematangsiantar untuk penanganan lanjutan.

BACA JUGA..  Korban Tawuran di Belawan Bertambah

 

“Keluarga pasti melapor. Lukanya tembus dari belakang kepala bawah ke atas dan pelurunya masih menempel di batok kepala. Kondisi abangku kritis dan kami masih akan melakukan visum untuk membuat pengaduan,” katanya.

 

Sejumlah warga di Pondok 8 menceritakan, malam itu dua pria yakni Josua dan Rudianto, ditangkap oleh petugas keamanan kebun. “Kayaknya mereka ambil sawit. Dua orang diamankan. Tapi yang dipukuli dan ditembak itu Rudianto,” kata seorang warga.

BACA JUGA..  Bunuh Istri, Serma Dian Dituntut Hukuman Mati

 

Sementara itu, Pangulu Marubun Jaya, Mega Raya Purba, membenarkan bahwa korban adalah warganya. Namun, ia mengaku belum mengetahui kronologi jelas kejadian itu.

 

“Benar, korban warga kita. Masih dirawat di RS Balimbingan. Kita sedang memastikan dulu kondisi medisnya,” ucapnya, Kamis (4/12/2025) siang. (mis)