POSMETRO MEDAN – Anjing pelacak (Tim K9) dikerahkan oleh Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut), untuk membantu pencarian korban bencana banjir dan longsor di wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).
Kepada wartawan, Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto mengatakan, anjing pelacak atau unit K9 tersebut merupakan perbantuan dari Mabes Polri yang ditempatkan di wilayah bencana.
“Diperbantukan untuk mendukung proses pencarian korban yang masih dilaporkan hilang akibat banjir bandang dan longsor,” katanya, Selasa (2/11).
“Anjing pelacak dengan kemampuan deteksi tinggi ini diharapkan mampu menjangkau area-area sulit yang tertutup lumpur tebal atau reruntuhan material,” sambungnya.
Masih keterangan Kapolda Sumut, seluruh handler dan K9 berada dalam kondisi siap operasional serta memperoleh dukungan peralatan memadai.
“Kecepatan menemukan korban adalah bagian dari menyelamatkan martabat kemanusiaan. Setiap nyawa sangat berharga, kita bekerja maksimal dengan semua sumber daya yang ada, termasuk K9,” ucapnya.
Polda Sumut juga telah mempersiapkan sejumlah bantuan, berupa bahan makanan, minuman dan kebutuhan lainnya.
Saat ini, bantuan tersebut dalam kondisi tersimpan di gudang Bandara Silangit merupakan salah satu pusat logistik terbesar yang menjadi tumpuan distribusi ke daerah terdampak.
“Nantinya, bantuan-bantuan tersebut akan disalurkan ke daerah-daerah terdampak, dengan proses penyaluran bertahap ke titik-titik terdampak menggunakan jalur udara dan jalur darat yang sudah dibuka kembali,” tuturnya.
Whisnu memastikan proses penyaluran bantuan bergerak tanpa hambatan, mengutamakan warga yang paling membutuhkan, serta dilakukan secara transparan terkoordinasi.
Editor : Oki Budiman












