Massa Demo DPRD dan Kantor Bupati Desak PT Tanimas Soap Industries Ditutup

oleh
Massa Kommasi dan Masyarakat Aksi Unjukrasa.

POSMETRO MEDAN – Puluhan massa mahasiswa dan masyarakat melakukan aksi demo di Kantor DPRD dan Kantor Bupati Deli Serdang. Massa menuntut pada Pimpinan DPRD dan Bupati segera menindak PT Tanimas Soap Industries yang terletak di Kecamatan Patumbak Kabupaten Deli Serdang. Jum’ at,21/11/2025.

Massa awalnya datang dengan mengendarai empat unit mini bus angkutan kota dan melakukan aksi pertama di depan pintu gerbang Kantor DPRD Deli Serdang. Aksi warga tak bisa masuk kedalam kantor karena sedang ada rapat dewan. Didepan kantor DPRD juga sudah dijaga ketat puluhan petugas Kepolisian Polsek Lubuk Pakam bersama Polresta Deli Serdang.

Warga dan Mahasiswa melakukan orasi didepan pintu gerbang dengan membentang poster serta spanduk. Orator menyampaikan sejumlah poin tuntutan mereka diantaranya mendesak Ketua DPRD Deli Serdang serta Pansus PAD DPRD segera turun ke PT Tanimas Soap Industries di Kecamatan Patumbak yang diduga sudah melakukan pencemaran lingkungan dari limbah industri.

Massa juga mendesak DPRD dapat turun langsung memeriksa dugaan manipulasi pajak bumi dan bangunan yang disetor ke Pemkab Deli Serdang tapi tak sesuai dengan kondisi dilapangan seperti luas tanah dan bangunan. Selain itu juga terkait restribusi air bawah tanah serta sejumlah bangunan didalam kawasan yang dibangun tanpa ada izin PBG.

BACA JUGA..  Lima Rumah di Pandau Hulu II Terbakar, Lansia Tewas Terpanggang

” Kami mendesak DPRD turun dan mengecek ke lapangan, bila hal yang kami sampaikan terbukti segera berikan sangsi tegas,” Yusril Rambe selaku Koordinator Aksi.

Setelah berorasi beberapa menit massa Mahasiswa dan warga yang tergabung dalam kumpulan Koalisi Mahasiswa dan Masyarakat Anti Korupsi ( Kommasi) Sumatera Utara ditemui salah satu Anggota Komisi II DPRD Deli Serdang Indra Silaban SH.

Dalam sambutannya kepada massa pendemo, Indra menyampaikan permohonan maaf tak bisa membawa masuk masyarakat kedalam Kantor DPRD karena sedang ada rapat paripurna. Hingga ia mewakili DPRD menyambut warga dan siap menampung apa yang menjadi aspirasi dari mahasiswa dan masyarakat yang datang.

” Kami mohon maaf, tapi saya mewakili DPRD Deli Serdang dan kebetulan saya di Komisi II, meminta masyarakat dan mahasiswa percaya bahwa aspirasinya kami tampung dan segera kita tindak lanjuti. Nanti kita panggil PT Tanimas Soap Industries itu. Begitu juga perwakilan dari mahasiswa dan masyarakat yang berdemo hari ini. Kita RDP kan dengan pihak terkait untuk menyelesaikan masalahnya,”ucap Indra Silaban SH.

BACA JUGA..  Sindikat Scamming Internasional di Podomoro Medan Dibongkar

Setelah mendengar penjelasan dari Anggota DPRD Deli Serdang, puluhan massa lalu beranjak ke Kantor Bupati Deli Serdang dengan pengawalan pihak kepolisian juga.

Didepan Kantor Bupati Deli Serdang, massa pendemo berorasi didepan pintu keluar Kantor Bupati yang juga sudah dijaga Polresta Deli Serdang serta Satpol PP dipimpin langsung Kasatpol PP Marzuki Hasibuan.

Selain Kasatpol PP, juga sudah bersiap menyambut massa aksi yaitu Pejabat Dinas Lingkungan Hidup serta dari Dinas Perizinan. Massa melakukan orasi yang sama dengan di DPRD yang intinya mendesak Bupati Deli Serdang tegas terhadap pelanggaran yang diduga dilakukan oleh PT Tanimas Soap Industries dengan diduga melakukan pencemaran lingkungan hingga ada dugaan pidana korupsi dengan memanipulasi Pajak Bumi Bangunan ( PBB) mengakibatkan kerugian negara senilai 7 milyar rupiah.

” Kepada Bupati segera tutup operasional PT Tanimas Soap Industries di Patumbak bila terbukti melakukan korupsi PBB dengan manipulasi luas tanah dan bangunan tak sesuai dengan yang tertera di SPPT Pajak. Robohkan bangunan di kawanan pabrik yang tak punya izin PBG. Bupati juga harus memberi sangsi tegas bila perusahaan melakukan pencemaran lingkungan dari limbah industri yang ditimbulkan,” ucap Yusril Rambe.

BACA JUGA..  Buang Mayat Bayi, Bidan dan Anak Diciduk di Binjai

Yusril dalam orasinya juga menyampaikan desakan pada Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara untuk turun tangan menyelidiki dugaan permainan ( manipulasi data) dalam penentuan pembayaran PPB dilakukan Perusahaan yang diduga bermain dengan oknum tertentu hingga merugikan PAD Kabupaten Deli Serdang.

Massa aksi diterima pejabat terkait Pemkab Deli Serdang. Mereka sepakat berjanji akan ikut di RDP dengan DPRD dan menindak lanjuti aspirasi dari Mahasiswa serta Masyarakat yang berunjukrasa di Kantor Bupati Deli Serdang hari ini.

Usai mendapat penjelasan dari pihak Pemkab Deli Serdang, puluhan massa Kommasi dan warga bergerak ke PT Tanimas Soap Industries di Kecamatan Patumbak. Dalam aksinya massa mendesak pihak PT Tanimas segera mengikuti aturan yang ada baik dalam pengaturan tentang pengolahan limbah agar tidak berdampak buruk bagi masyarakat juga mengikuti aturan terkait kewajiban perusahaan membayar PBB sesuai dengan fakta yang ada. ( Wan)

EDITOR : Rahmad