Suami Sering Habiskan Uang Beli Togel, Omak-Omak Menjerit

oleh
Ilustrasi

POSMETRO MEDAN – Sejak mantan Kapolri Sutanto yang paling ngotot memberantas judi togel dan kim maupun berbaur judi, ternyata hanya sebatas ditubuh Jenderal tersebut.

Pasalnya, judi togel kian hari kian marak di Kabupaten Humbang Hasundutan, Provinsi Sumatera Utara. Para masyarakat yang doyan bermain khususnya laki-laki, kondisi itu pun membuat omak-omak menjerit.

Ironisnya, akibat dari pembelian judi togel, kerap sekali terjadi keributan berumah tangga antara suami dan istri. Dikarenakan, tidak ada lagi memberikan uang belanja ataupun uang untuk keperluan dapur.

“ Itulah yang kita lihat sekarang ini, amang. Sudah terang-terangan judi togel di Humbahas. Jadinya suami kita pun tidak takut untuk membeli. Inilah yang selalu menjadi pertengkaran dirumah tangga, karena enggak ada lagi amang yang dapat diberikan bapak si ucok ini”, ujar boru Sinambela (38) warga Pakkat disela-sela beberapa wartawan yang sedang melakukan liputan pengecekan harga bahan sembako.

BACA JUGA..  DPRD Deli Serdang Sorot Silpa Rp787 Miliar, Ada Dugaan  Oknum 'Makan' Bunga Bank, Kinerja TPAD Dibidik

Sebelumnya, perjudian togel ini sempat hilang, tapi belakangan ini kabarnya menjadi marak dan semakin terbuka.

” Disetiap warung saja sudah bisa ditemukan amang, jauh berbeda dulu, suami saya masih takut-takut membeli,” ungkap ibu tiga anak ini.

Senada juga keluhan ini diungkapkan oleh boru Manullang. Saat membawa keranjang jualannya, ibu empat anak ini mengaku judi tebak angka itu beredar.

Beredarnya pun tidak sembunyi-sembunyi, melainkan semakin terbuka yang dapat ditemukan ditiap-tiap warung.

Tidak seperti dikala mantan Kepala Kepolisian Resort Humbang Hasundutan AKBP Rustam Mansur dan AKBP Nicolas, kabarnya pelaku dan bandarnya ditangkapi.

BACA JUGA..  Jadi Saksi Sidang Kasus OTT Diskominfo, Kadis Sebut Kordinasi Internet Satu Arah ke Wali Kota Tebingtinggi

” Bohado rupanya pamereng hamu angka amang wartawan taringot judi togel on (bagaimana penglihatan kalian bapak para wartawan melihat judi togel ini). Molo hami mamereng nunga terang-terangan sonari (kami lihat sudah terang-terangan sekarang). Alana togel on gabe adong partongkaran di jabu (gara-gara togel ini jadi pertengkaran dirumah). Bahen hamu jo di Koran halak amang taringot judi togel on (bikin kalian dulu di Koran amang teringat judi togel ini),” pinta ibu ini.

Untuk itu, kedua omak-omak ini berharap agar Kapolres AKBP Arthur Sameaputty menutup perjudian togel. Dikarenakan, dampak dari judi itu, suaminya yang kerap sekali membeli angka untuk perjudian togel hingga akhirnya uang yang bisa dipergunakan habis.

Selain maraknya judi togel, sebelumnya juga ini diakui salah satu pengurus Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pijar Keadilan.

BACA JUGA..  Ini 5 Tips #cari_aman di Jalur Berbukit, Hindari Risiko Rem Blong

Firman Tobing, Sekretaris LSM Pijar Keadilan mengaku judi togel dan kim itu, marak tanpa ada disentuh sama sekali oleh kepolisian setempat.

Anak kelahiran Doloksanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan juga menyampaikan atas maraknya judi tersebut.

” Apa aparat hukum menutup mata tentang perjudian ini,” katanya via telepon.

Menurutnya, efek dari maraknya judi tersebut itu bisa menghancurkan rumah tangga dan mental anak muda yang merupakan masa depan bangsa. ” Rata-rata pembeli judo togel orangtua dan anak sekolah,” bebernya.

Untuk itu, Firman berharap agar kepolisian di Humbang Hasundutan ini untuk terbuka dan tidak menutupi. ” Meminta keseriusan aparat hukum untuk menutup jenis perjudian,” harapnya.ds

EDITOR : Rahmad