Diteriaki Maling, Pemuda Dimassa

oleh
oleh

POSMETRO MEDAN – Seorang pemuda inisial SH (22) warga Dusun 2, Desa Guntung, Kecamatan Tanjung Tiram, Batu Bara, dimassa usai diteriaki maling oleh pria lansia penjual rokok.

Penganiayaan terjadi di Desa Bandar Sono, Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batu Bara, Sabtu (21/6/2025) sekira pukul 22.00 WIB.

“Berdasarkan keterangan saksi-saksi, terduga pelaku sebelumnya mendatangi warung rokok dan membeli rokok dua batang. Selain itu, meminta permen dan minuman kemasan. Terduga pelaku lalu duduk di kursi yang ada di warung tersebut,” kata Kasi Humas Polres Batu Bara, Iptu Ahmad Fahmi, Minggu (22/6/2025).

BACA JUGA..  Sebulan Diusut, Polisi Rilis Pengungkapan Dugaan Penembakan Rumdis Wabup Deli Serdang

Tak lama berselang, SH bangkit dari duduknya dan mendatangi kakek penjual rokok yang berusia 79 tahun. Kemudian meminta uang Rp90.000, yang katanya uang kembalian belanjanya. Padahal SH belum memberikan uang kepada kakek penjual rokok.

Dengan polos, kakek yang sudah tua itu mengambil uang sejumlah yang diminta. Namun saat hendak diberikan, sang kakek tersadar ternyata terduga pelaku belum memberikan uang pembayaran padanya.

BACA JUGA..  Gelapkan Mobil Rental, Divonis 18 Bulan Penjara

Kakek penjual rokok mengatakan terduga pelaku belum memberikan uang Rp100.000 kepadanya. Dengan tenang, SH mengatakan agar menunggu dia mmengambil uang di BRI Link.

Karena tidak terima, akhirnya terjadi tarik-menarik antara kakek dan terduga pelaku. Sadar dirinya kalah kekuatan dengan SH, sembari mempertahankan uang yang hendak dirampas, sang kakek berteriak maling.

Kebetulan tidak jauh dari lokasi ada pesta hajatan warga. Spontan warga yang mendengar teriakan maling langsung berhamburan menuju warung rokok kakek.

BACA JUGA..  Pasca Bentrok di Sei Mati, Bu Guru Laporkan Kematian Putranya

Tanpa dikomando, puluhan warga langsung menghakimi SH. Aksi massa berhenti setelah diamankan personel Polsek Labuhan Ruku dipimpin Kanit Reskrim, Ipda BZ Damanik yang sedang berpatroli.

SH kemudian dibawa ke Puskesmas Tanjung Tiram. Selanjutnya diboyong ke Polsek Labuhan Ruku. Dikatakan Fahmi, hingga saat ini kakek penjual rokok belum membuat laporan pengaduan ke Polsek Labuhan Ruku, sehingga belum diperoleh identitasnya. (mis)