POSMETRO MEDAN – Hujan deras memicu banjir besar dan tanah longsor hingga menyebabkan 34 orang tewas, tiga tantara. Sekitar 1.000 wisatawan juga terjebak bencana alam ini.
Departemen cuaca India memperkirakan hujan lebat masih akan mengguyur wilayah tersebut. Para wisatawan yang sempat terjebak berada di area Sikkim di Himalaya, telah dievakuasi pada Senin (2/6/2025) waktu setempat.
Tim penyelamat militer dikerahkan ke negara bagian Meghalaya untuk menyelamatkan lebih dari 500 orang yang terjebak di area-area terdampak banjir.
Militer India mengumumkan bahwa tiga personelnya tewas dan enam lainnya hilang akibat tanah longsor mematikan di area pegunungan Sikkim, yang berbatasan dengan Nepal dan China, pada Minggu (1/6) malam waktu setempat. Area itu menampung banyak personel militer India.
Dalam pernyataannya, militer India mengatakan bahwa “tanah longsor besar, yang dipicu oleh hujan lebat, menghantam kamp militer” pada senja hari Minggu (1/6/2025).
Militer India memposting ke media sosial, foto-foto yang menunjukkan timbunan tanah yang nyaris menenggelamkan sebuah bangunan, dan meninggalkan lubang bekas lumpur raksasa di lereng bukit.
Sementara itu, di negara tetangga Bangladesh, sedikitnya empat orang tewas akibat tanah longsor yang melanda area distrik timur laut Sylhet. Ratusan tempat penampungan telah dibuka di seluruh distrik perbukitan Rangamati, Bandarban, dan Khagrachhari.
Otoritas setempat memperingatkan potensi terjadinya tanah longsor dan banjir bandang lebih lanjut, serta mendesak warga di area-area rawan untuk tetap waspada.(dtk)












