PERUMAHAN WEB

PPK Terpilih Wajib Setor Uang ke Oknum KPU Langkat

oleh
Sebanyak 115 orang anggota PPK untuk pemilihan Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati Langkat telah dilantik pada tanggal 16 Mei lalu di salahsatu hotel Kota Medan. (Ist/Posmetromedan.com)

Posmetromedan.com – Perekrutan Panitia Pemilihan Kecamatan (PKK) Kabupaten Langkat bermasalah. Anggota PPK yang sudah lolos dan dilantik, mengaku wajib menyetor sejumlah uang kepada oknum KPU Langkat.

Diketahui, sebanyak 115 orang anggota PPK untuk pemilihan Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati Langkat telah dilantik pada tanggal 16 Mei lalu di salahsatu hotel Kota Medan.

Keterangan yang berhasil diperoleh Posmetromedan.com di lapangan, proses perekrutan calon PPK di 23 kecamatan se Kabupaten Langkat terindikasi ada permainan uang. Hal tersebut diketahui Posmetromedan.com dari pengakuan beberapa anggota PPK yang telah dipilih dan dilantik.

BACA JUGA..  Residivis Kambuhan Ditembak Polsek Medan Kota

Dijelaskan anggota PPK yang meminta identitasnya tidak disebutkan, mereka yang menginginkan jabatan harus menyetor uang antara Rp.3,5 juta sampai Rp.5 juta. Uang itu ditampung oleh oknum anggota KPU Langkat.

“Bang tolong jangan dicatut namaku yang bang,” ucap anggota PPK yang memberikan keterangan kepada Posmetro, melalui sambungan telepon.

Informasi soal wajib menyetor sejumlah uang kepada oknum KPU bila ingin mendapat jabatan di PPK, saat ini sudah menjadi perbincangan di kalangan masyarakat. “Jelas jika hal ini sangat disayangkan dan institusi lembaga KPU tercoreng. Perekrutan  yang seharusnya bernilai bobot yang patut untuk penyelenggara PPK harus diamanahkan kepada orang yang tidak berkualitas akibat sogokan,” ujar seorang tokoh masyatakat kepada Posmetro.

BACA JUGA..  Pick Up TABRAK Sepeda Motor Dekat RSU Putri Bidadari, 8 Luka & 1 Tewas

Menyikapi informasi sogokan uang diatas, Posmetro meminta penjelasan (konfirmasi) kepada Ketua KPU Langkat, Dian Topik Ramadhan, via seluler.

“Jika memang ada anggota saya biarlah dia yang bertanggung jawab,” ucapnya.

Saat disebut besaran uang yang disetor berfariasi ada yang setor 3,5 juta sampai 5 juta, “Besar juga ya bg, namun jika tidak ada jangan sampai ini jadi fitnah,” ucapnya. (*)

BACA JUGA..  Tebang Kayu, Lansia di Toba Hilang Ditelan Sungai Asahan

Reporter: Sutrisno
Editor: Maranatha Tobing