PERUMAHAN WEB

Kemenag Sumut Lepas Jamaah Haji, Ingatkan Patuhi Aturan

oleh
Acara pelepasan keberangkatan 354 jamaah calon haji Kloter 5 asal Kota Pematangsiantar, Kota Tebingtinggi, dan Kabupaten Karo, di Asrama Haji Medan, Jumat (17/5). (HO/Posmetromedan.com)

Posmetromedan.com – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara (Kakanwil Kemenag Sumut) H. Ahmad Qosbi, mengingatkan para jamaah calon haji asal Sumatera Utara untuk membawa barang bawaan dan perbekalan seperti pakaian, dokumen dan kebutuhan lainnya sesuai dengan standar maskapai penerbangan.

Hal tersebut disampaikan Kakanwil setelah melepas keberangkatan 354 jamaah calon haji Kloter 5 asal Kota Pematangsiantar, Kota Tebingtinggi, dan Kabupaten Karo, di Asrama Haji Medan, Jumat (17/5).

BACA JUGA..  Jalin Silaturahmi, Pejabat Waii Kota Tebing Tinggi Sapa Warga di Kecamatan Padang Hulu

“Maskapai Garuda Indonesia hanya akan mengangkut barang bawaan jemaah haji berupa tas paspor, koper kabin, dan koper bagasi sesuai standar yang diberikan dan berlogo maskapai. Kami mohon jamaah tidak ada lagi membawa barang-barang tambahan seperti ransel dan tentengan yang berlebihan karena akan menyulitkan jamaah sendiri dan memastikan keamanan saat penerbangan,” ucap Kakanwil.

BACA JUGA..  Meriahkan HUT Kota Tebing Tinggi ke-107, Pj. Wali Kota Dukung PB ESI Tebing Tinggi Gelar Turnamen PUBG antar Intansi

Kakanwil juga mengingatkan agar jemaah tidak membawa barang yang dilarang dan berbahaya seperti barang yang mudah terbakar/meledak, aerosol dan cairan dengan volume lebih dari 100 ml, senjata api, senjata tajam, dan powerbank diatas 20.000 mAH.

Selain itu Kakanwil mengingatkan jamaah untuk tidak melakukan hal-hal yang melanggar aturan selama di tanah suci.

BACA JUGA..  Tebang Kayu, Lansia di Toba Hilang Ditelan Sungai Asahan

“Kita harus menjunjung tinggi adat istiadat tempat kita tinggal sementara nanti. Peraturan di Saudi sangat berbeda dengan di kampung kita. Jadi, harus paham mana yang boleh dan mana yang tidak. Kalau itu tidak dipahami, kami khawatir petugas negara Saudi akan mengambil ketegasan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Ali
Editor: Maranatha Tobing