PERUMAHAN WEB

BNNP Sumut Musnahkan 3 Kg Sabu

oleh
TUNJUKKAN: Kabid Berantas BNN Sumut, AKBP Denny Situmorang menunjukkan barang bukti sabu sebelum dimasukkan ke incenerator mobile. (Mangampu Sormin/Posmetromedan.com)

Posmetromedan.com – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut menggagalkan peredaran 3 Kg sabu yang rencananya akan dikirim ke Palu, Sulawesi Tengah.

Untuk mengelabui petugas, para bandar membungkus sabu dengan bungkus biskuit.

Juga turut diringkus dua tersangka yakni, SA (58) berperan sebagai pengendali dan seorang wanita N (41) berperan sebagai kurir yang keduanya merupakan warga Kecamatan Hamparan Perak, Deliserdang.

“Pengungkapan kasus ini bermula adanya informasi dari masyarakat bahwa ada pengiriman paket di salah satu counter jasa pengiriman barang di kawasan Batang Kuis, Deliserdang diduga berisi narkotika. Mendapat informasi ini, kami langsung menurunkan tim untuk melakukan penyelidikan di lokasi,” jelas Kepala BNNP Sumut, Brigjen Pol Toga Panjaitam melalui Kabid Berantas, AKBP Denny Situmorang pada wartawan, Jumat (15/12/2023).

BACA JUGA..  Ketua Ormas Organisir Barak Narkoba di Karo

Sampai di lokasi petugas melakukan pemeriksaan, ternyata benar, barang yang dikemas dalam bungkus biskuit berisikan sabu seberat 3 Kg. Petugas lalu mengamankan tersangka, N berikur barang bukti 3 Kg sabu dan sepeda motor skuter metik yang digunakan untuk membawa sabu ke jasa pengiriman barang.

Dari tersangka N, petugas mendapat informasi bahwa ia duperintahkan oleh tersangka, SA untuk mengirim barang terlarang itu ke Palu menggunakan jasa pengiriman barang. Berbekal informasi ini petugas kembali melakukan penyelidikan dan berhasil membekuk tersangka, SA di kawasan Medan Sunggal.

BACA JUGA..  Kapolres Tapsel Diminta Tangkap Penimbun Solar di Batang Toru

“Informasi yang kita terima dari kedua tersangka mereka sudah 2 kali melakukan aksi yang sama mengirimkan paket sabu melalui jasa pengiriman. Dan ini merupakan aksi yang ketiga,” sebutnya.

Disinggung soal seringnya pengiriman narkotika melalui jasa pengiriman barang, Kabid Berantas mengatakan pihaknya telah menjalin kerjasama kepada pihak jasa pengiriman barang agar melapor jika mendapati paket yang mencurigakan.

BACA JUGA..  Minta Cerai, Pria di Dairi Hajar Istri

Karena perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 Ayat 2 Subs Pasal 112 Ayat 2 Subs Pasal 132 Undang-Undang (UU) RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana seumur hidup atau paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun penjara.

Kemudian barang bukti itu dimusnahkan dengan cara dibakar menggunakan incenerator mobile. (*)

Reporter: Mangampu Sormin
Editor: Maranatha Tobing