Kapolda Sumut Diminta Periksa Kadis Pertamanan Medan

oleh
Ketua Ikada dan Praktisi hukum, Hans Silalahi ,SH, MH (nomor Dua dari kiri)  didampingi Ramses Butar-butar,SH dan Ketua Satgas Ikada Rafles Sianturi memberikan keterangan keluhan warga terkait longsornya TPU Kristen Simalingkar Medan. (Oki Budiman/Posmetromedan)

POSMETROMEDAN.com – Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak diminta untuk memeriksa Kepala Dinas (Kadis) Pertamanan Kota Medan.

Permintaan itu disampaikan Ketua Ikatan Advokat Alumni (Ikada) Fakultas Hukum Universitas HKBP Nomensen, Hans Silalahi, SH, MH, terkait longsornya tanah Pekuburan Umum (TPU) Kristen di Simalingkar B Kota Medan, kemarin.

Bahkan tanah pekuburan longsor yang mepet ke sungai sampai menjadi viral di berbagai flatform media sosial. Akibatnya, masyarakat bertanya tentang pengawasan dari Wali Kota Medan, Bobby Nasution, dalam hal ini Dinas Pertamanan.

Screenshot video yang viral kuburan umum kriaten di Simalingkar B, Kota Medan. Menunjukkan rawannya posisi makam yang telah berada di tepi sungai. (Istimewa/Posmetromedan)

Hans Silalahi SH, MH, sangat menyayangkan Kinerja Dinas Pertamanan kota Medan yang dianggap lalai untuk mengawasi lahan kuburan tersebut.

BACA JUGA..  Perampok Turis Prancis di Bukit Sipiso-piso Ditangkap

Apalagi, lahan tersebut di dekat aliran sungai (DAS), sehingga bila banjir datang kuburan langsung longsor. Untuk itu, pihaknya meminta Wali Kota Medan untuk turun langsung ke lokasi melihat keadaan.

“Kami minta Wali Kota Medan mencopot Kadis Pertamanan karena tidak dapat mempertanggungjawabkan kerjanya. Ini sudah viral,” tegasnya didampingi rekannya praktisi hukum Ramses Butar-butar,SH dari kantor hukum HR&Partners, Rabu (20/4/2022).

Pengacara kondang kota Medan ini juga meminta Kapolda Sumut Irjen Panca Simanjuntak dan Kapolrestabes Medan Kombes Valentino Tatareda memanggil dan memeriksa Kadis Pertamanan kota Medan terkait longsornya lahan kuburan tersebut.

BACA JUGA..  Pengelolaan Dana Bos Tidak Transparan, Kepsek SDN 1 Tualang Perlu Dilidik Polres Agara

“Mengapa ada bangunan di sekitar Aliran sungai. Sementara peraturan sudah ada untuk tidak membangun di daerah aliran sungai. Kami minta Kapolda berani memeriksa Kadis Pertamanan,” katanya.

Hans juga meminta kejelasan bagaimana tulang belulang yang hanyut akibat longsor. Dan sepakat kejadian ini menjadi atensi Wali Kota Medan serta Kapolda Sumut.

Sementara itu, Warga bermarga Marbun sangat menyesalkan lalainya pengawasan oleh Pemko Medan. Mengapa lokasi salah satu kuburan di Medan bisa terjadi seperti itu.

BACA JUGA..  Prediksi Barcelona vs PSG, Xavi Menuju Seminifal Perdana

“Apakah tidak dirawat atau diawasi oleh dinas terkait. Kami sebagai masyarakat sangat tidak puas dengan kinerja Dinas Pertamanan kota Medan. Kami minta Wali Kota Medan Bobby Nasution untuk tegas terhadap Kadisnya. Kami masyarakat minta ketegasan Wali Kota Medan,” pungkasnya bersama Rafles Sianturi, SH, Ketua Satgas Ikada UHN.

Diketahui sebelumnya, longsornya tanah kuburan Kristen Simalingkar Menjadi viral dan menjadi perhatian masyarakat Medan.

Bahkan video yang beredar menunjukkan ada beberapa makam yang telah hanyut sigerus banjir. (*)

Reporter: Oki Budiman
Editor: Maranatha Tobing