Jalan Alternatif di Berastagi Menuju Medan Amblas

oleh
Jalan alternatif Berastagi-Medan, biasa disebut jalur udara menuju Hotel Sibayak tepatnya persimpangan Panamaken - Surya Indah Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, amblas akibat curah hujan yang tinggi. (Marko/Posmetro Medan)

POSMETROMEDAN.com – Jalan alternatif Berastagi-Medan, biasa disebut jalur udara menuju Hotel Sibayak tepatnya persimpangan Panamaken – Surya Indah Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, amblas. Bahkan hanya pengendara sepeda motor yang bisa melintas.

Selama ini, jalan tersebut secara langsung menghubungkan Kelurahan Gundaling I ke Gundaling II atau bisa juga dilintasi ke menuju Kota Medan, jika ada kemacetan di Jalan Jamin Ginting.

BACA JUGA..  Pasar Tradisional Tarutung Ludes Terbakar, Warga Panik

Jalur ini biasanya menjadi jalan alternatif oleh warga setempat atau tamu wisata jika mau kembali ke Medan maupun sebaliknya. Dimana dengan melalui jalur ini bisa menghemat waktu sekitar 2 sampai 3 jam diperjalanan, bila ada kemacetan di depan Hotel Mikky Holiday maupun kemacetan di Kota Berastagi.

Menurut keterangan seorang warga setempat, Ronal Sitepu ketika dikonfirmasi wartawan, Selasa  (01/03/2022) mengatakan, longsor terjadi pada Senin (28/2/2022) malam setelah hujan lebat yang mengguyur daerah itu sejak Senin pagi.

BACA JUGA..  Bule Prancis Jatuh di Air Terjun Sipiso-piso, Korban Patah Tulang

Longsor yang mengakibatkan jalan amblas itu tepat di jembatan, dengan panjang longsor sekitar 3 meter dan kedalaman 3 meter juga.

Separuh badan jalan amblas ke jurang di sampingnya hingga tak bisa dilewati kendaraan roda empat.

Ronal meminta Pemerintah Kabupaten Karo segera memperbaiki jalan tersebut, karena cukup vital bagi warga khususnya yang mau melintas ke Medan maupun sebaliknya.

BACA JUGA..  Tega! Ayah Bekap dan Duduki Bayi

“Selain itu, jalan itu bisa menjadi alternatif jika terjadi kemacetan panjang di jalur utama ke Medan dari Berastagi maupun dari Kota Kabanjahe ,” ujarnya. (*)

Reporter: Marko
Editor: Maranatha Tobing