POSMETROMEDAN.com-Sikap arogansi ditunjukan Kepala Desa (Kades) Sei Sijenggi, Sutarman terhadap wartawan, Rabu (19/1/2022).
Saat itu, beberapa wartawan melakukan konfirmasi terkait beroperasinya kegiatan galian C diduga ilegal di Dusun II, Desa Sei Sijenggi, Kecamatan Perbaungan.
Sutarman tersulut emosi dan marah-marah saat sejumlah wartawan melontarkan pertanyaan terkait beroperasinya galian C yang diduga ilegal itu.
Pasalnya galian illegal tersebut hanya berjarak beberapa ratus meter dari kantor Kepala Desa Sei Sijenggi, tepatnya di pinggir Jalinsum Sergai.
“Konfirmasi beko itu besar, konfirmasi aja langsung, kenapa rupanya,” hardik Sutarman dengan lantang kepada sejumlah wartawan.
Tak hanya itu saja, Sutarman juga gerah dengan kehadiran sejumlah wartawan saat dirinya diperiksa inspektorat soal anggaran dana desa (DD) Sei Sijenggi.
Bahkan, dia pun bertambah emosi lagi ketika sejumlah pertanyaan kembali dilontarkan kepada dirinya.
“Kau selalu aja Sur,” ucap Sutarman dengan nada emosi kepada salah satu wartawan.
Saking emosinya, beberapa rekan kepala desa yang lain mencoba untuk menenangkan Sutarman.
Tapi, lagi-lagi Sutarman tersulut emosi kepada wartawan, dia mengarahkan agar wartawan mendatangi langsung pihak pengusaha tersebut.
“Kau tahu disana beko besar, kau datangi aja dan kau kenal lagi sama orangnya,” cetus Sutarman.
Saat disinggung perijinannya, Kades Sutarman berdalih tidak punya andil.
“Silakan aja monggo mau kemana, apa aku ada andil disana, kok bodoh kali jadi orang,” bilangnya.
Dihadapan sejumlah wartawan, Sutarman mengatakan, itu bukan wartawan yang mengonfirmasi dirinya. Sebab wartawan tidak punya kewenangan disitu.
“Nggak ada kewenanganmu disitu,” hardik Sutarman lagi sembari menunggangi sepeda motornya dan berlalu pergi.
Sebelumnya, sejumlah wartawan mendatangi lokasi beroperasinya kegiatan galian C yang diduga ilegal tersebut.
Wartawan coba mengkonfirmasi Kanit Tipiter Polres Sergai, Ipda B Sitorus.
“Terima kasih atas informasinya, kita akan turun ke lokasi,” singkat Sitorus.(*)
REPORTER: Surya Hasibuan
EDITOR: Sahala Simatupang












