Ditutupi Jaket Abu-abu, Pasangan Pelajar Mesum di Halte

oleh
MESUM: Dua sejoli terekam kamera saat mesum di halte bus Jalan Kapten Piere Tandean, Nomor 4, Palapa, Tanjungkarang Pusat, Bandarlampung, Lampung.(JPNN/POSMETRO MEDAN)

POSMETROMEDAN.com – Dua sejoli terekam kamera saat mesum di halte bus Jalan Kapten Piere Tandean Nomor 4, Palapa, Tanjungkarang Pusat, Bandarlampung, Lampung.

Kejadian itu sontak menghebohkan warga seiring beredar dan viralnya video tersebut di media sosial.

Dalam video berdurasi 17 detik tersebut, keduanya tengah duduk dengan kepala ditutupi jaket berwarna abu-abu.

Adapun si gadis yang diduga masih berstatus pelajar tersebut mengenakan baju merah muda dan rok abu-abu (SMA).

Si gadis terlihat memeluk mesra si pria yang mengenakan kaus putih dengan celana panjang berwarna hitam.

Keduanya terlihat asyik saling memadu kasih di balik jaket abu-abu yang menutupi kepala keduanya.

Bahkan sepasang sejoli itu tampak tidak peduli dengan kendaraan yang lalu-lalang di depan mereka.

Saat ditanyai terkait ini, Hafiz, tukang parkir di sekitar lokasi itu membenarkan hal itu.

Menurutnya video tersebut direkam pada siang menjelang sore hari.

“Itu sekitar siang, menjelang sore,” katanya.

Dia juga mengatakan lokasi tersebut juga memang kerap dijadikan sebagai tempat nongkrong dan titik penjemputan anak sekolah.

Lantaran lokasi tersebut berada tepat di lingkungan sekolah swasta.

“Memang sering dijadikan tempat duduk, kadang juga tempat orang-orang yang menunggu kalau mau jemput anak sekolah,” tandasnya.

Sehubungan dengan ini, Komandan Korem (Danrem) 043/Gatam Brigjen TNI Drajad Brima Yoga angkat bicara.

Pasalnya, video tersebut direkam tepat di depan Yayasan Kartika Jaya di Jalan Kapten Piere Tandean Nomor 4, Palapa, Tanjungkarang Pusat, Bandarlampung.

Drajad mengatakan setelah video tersebut viral, pihaknya langsung melakukan penyelidikan.

Untuk saat ini pihaknya juga telah mengantongi asal sekolah kedua pasangan sejoli tersebut.

“Kami juga sedang berkoordinasi dengan pihak sekolah terkait hal ini. Kalau bisa juga sebaiknya dari pihak pelaku melakukan klarifikasi, karena ini kan perbuatan yang kurang pantas,” katanya.

Terlebih aksi tidak senonoh tersebut dilakukan di lingkungan sekolah dan publik.

“Ya kami menyayangkan juga. Karena keduanya masih duduk di bangku sekolah, seharusnya tidak melakukan perbuatan yang seperti itu,“ katanya.(jpnn)