Ancam Driver Ojol, Preman Lapangan Merdeka Diringkus

oleh

POSMETROMEDAN.com – Ancam driver ojol  (baca: pengemudi ojek online), preman Lapangan Merdeka diringkus personil Polsek Medan Barat. Penangkapan ini berawal daei viralnya aksi si pelaku di media sosial.

Kapolsek Medan Barat Kompol Ruzi Husman kepada wartawan mengatakan, bahwa korban belum.membuat laporan atas ancaman tersebut.

Hasil interogasi awal korban belum melaporkan kejadian tersebut karena tidak menyebabkan korban luka ataupun memar pada fisik, katanya.

“Setelah rangkaian proses laporan, bahwa korban berkeinginan enggan melanjutkan laporan karena beliau menimbang dan memberi efek jera kepada pelaku agar tidak mengulangi perbuatannya,” ujar Kompol Ruzi Gusman saat memimpin konfrensi pers atas viralnya aksi preman ancam driver ojol itu, di Mapolsek Medan Barat, Rabu (1/12/2021) sore.

BACA JUGA..  Pengedar & Tukang 'Pompa' Kompak Digrebek 

Kompol Ruzi menambahkan, jika korban melanjutkan laporan, Polsek Medan Barat siap menerimanya karena tugas Polisi adalah mengayomi dan melindungi masyarakat. Segala bentuk tindak premanisme akan kita tindak tegas karena itu menjadi atensi pimpinan Polri. Kalau ada yang menemukan aksi premanisme silahkan laporkan,” katanya.

Masih kata Kompol Ruzi, “Sampai saat ini pelaku masih ditahan karena berdasarkan informasi yang didapat di lapangan, pelaku diduga terlibat tindak pidana lainnya.

“Menurut informasi, pelaku diduga melakukan tindakan pidana. Sementara kami mengumpulkan barang bukti dan pelaku masih ditahan guna pemeriksaan intensif. Mudah-mudahan segera terungkap,” ucapnya.

BACA JUGA..  Kadinsos Tebing Tinggi Tersangka Korupsi Belanja BBM Subsidi

Berawal dari, Driver ojek online (ojol), Muhammad Jupri (29) dipalak dan diancam preman di seputaran Lapangan Merdeka Medan tepatnya di depan Menara Bank Mandiri, viral di media sosial (medsos), Selasa (30/11/2021) sekira pukul 19.30 WIB.

Menurut korban yang tinggal di Jalan Bahagia, Kecamatan. Medan Kota, pelaku bernama Leo Gunawan Munthe saat menghampirinya ada mencium aroma minuman keras dari mulut pelaku hingga pelaku bersikap sedikit brutal.

“Tak lama dia datang mengusir saya, dia (pelaku) minta saya bayar parkir. Saya sih menolak dan mengatakan kepada pelaku baik-baik hanya mau istirahat 5 menit saja,” ujarnya.

Korban menjelaskan, pada saat itu pelaku juga mengancam dan berkata kasar dengan memaki korban dengan menyebut kelamin laki-laki. Kemudian pelaku juga mengancam akan mau membunuh korban.

BACA JUGA..  Cekcok Parkir Berujung Baku Hantam, Pemuda di Medan Dituntut 8 Bulan Penjara

“Setelah kejadian itu ternyata tak berapa lama pelaku rupanya sudah diamankan Polsek Medan barat sekitar pukul 23:00 WIB. Kemudian korban bersama rekan driver lainnya mendatangi Polsek Medan Barat. Dikatakannya sempat mau buat laporan.

“Tapi dari hasil mediasi saya jadi batalin aja. Jadi, sekarang sudah berdamai. Tadi sanksi kepada pelaku dikenakan hukuman membersihkan lapangan Polsek dan ditahan 1 kali 24 jam,” ucapnya.

“Pelapor juga menandatangani surat agar tidak melakukan tindakan serupa dikemudian hari.Korbanpun berterimakasih kepada kepolisian Polsek Medan Barat yang sudah mengamankan pelaku. (gib)