Menghilang 2 Hari, Ersada Ginting Ditemukan Meninggal di Bawah Jembatan

oleh -137 views

POSMETROMEDAN.com – Menghilang selama 2 hari, Ersada Ginting (42) warga Desa Mardinding, kecamatan Tiganderket Kabupaten Karo, ditemukan meninggal dunia di bawah Jembatan Lite Kambing Desa Perbaji, Kecamatan Tiganderket pada hari Selasa 23 November 2021, sekira pukul 23.00 Wib.

Kejadian ini diketahui ketika masyarakat Desa Mardinding mendatangi Kedai Tuak Dos Sembiring  (35) Selasa (23/11/2021) sekira pukul 20.00 Wib, dan menanyakan bahwa korban telah menghilang sejak Minggu (21/11/2021), karena terakhir kali terlihat di tempat tersebut.

Saksi Dos Sembiring membenarkan bahwa korban ada minum tuak di kedai tuak miliknya malam hari Minggu lalu. Saat itu korban meninggalkan kedai tuak berjalan dalam keadaan mabuk ke arah jembatan.

BACA JUGA..  Dua Sepedamotor Tabrakan di Deliserdang, 1 Tewas 3 Luka-luka

Atas informasi tersebut Unit Identifikasi dan Unit Opsnal Satreskrim Polres Tanah Karo serta Unit Reskrim Polsek Payung bersama masyarakat setempat, melakukan pencarian di sekitar jembatan. Dan pukul 23.00 Wib Korban ditemukan di bawah jembatan Kite Kambing dalam keadaan meninggal dunia.

Berdasarkan keterangan saksi, bahwa sebelum kejadian penemuan Mayat Ersada Ginting pada hari Minggu 21 November 2021 sekira pukul 21.00 Wib, bersama temannya Julian Keliat datang ke kedai tuak miliknya dengan mengendarai sepeda motor jenis RX King warna putih dalam keadaan sempoyongan dan diduga sudah mabuk.

Selanjutnya korban dan temannya tersebut memesan 1 teko tuak dan duduk di dalam kedai dan berbicara dengan suara keras, sehingga pemilik kedai meminta Julian Keliat untuk membawa korban pergi karena bisa mengganggu pengunjung lainnya.

BACA JUGA..  Potong Kabel Listrik, Siahaan Meregang Nyawa di Parit 

Berselang beberapa waktu korban keluar dari kedai tuak berjalan kearah jembatan Kita Kambing untuk buang air kecil. Setelah itu korban menuju sepeda motor RX king dan sempat tertidur diatas sepeda motor selama 5 menit. Kemudian korban kembali kedalam kedai tuak untuk meminum tuak dan tetap juga berbicara dengan nada keras. Dan, pemilik kedai kembali menyuruh Julian Keliat agar membawa korban pergi dari kedai tuak.

BACA JUGA..  Truk Tabrak Bus Mogok, 1 Orang Tewas, 3 Luka

Kemudian korban membayar utangnya di kedai tersebut. Sewaktu Dos Sembiring hendak mengembalikan uang kembalian, korban keluar berjalan kearah jembatan. Lalu Dos Sembiring menyarankan kepada Julian Keliat agar melihat dan mengikuti korban sehubungan korban sudah mabuk .

“Dia biasa kekgitu, nanti kembali lagi nya itu”, ujar Dos mengulangi bahasaa Julian.

Tidak berapa lama kemudian, saksi Dos Sembiring melihat Julian Keliat pergi meninggalkan kedai tuak dengan mengendarai RX king ke arah jembatan. Dan, sejak malam itu korban tidak lagi pernah terlihat.

Setelah ditemukan, jenazah korban yang dibawa ke Rumah Sakit Umum Kabanjahe guna penyelidikan lebih lanjut. (lean)

EPAPER