Ridwan Kamil Cicipi Buah Pinang, Simbol Persaudaraan Masyarakat Papua

oleh -133 views
JAMUAN TRADISI: Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw (kiri) mengajak Gubernur Jabar Ridwan Kamil (kanan) mencicipi buah Pinang. (Ist)

POSMETROMEDAN.com – Ridwan Kamil cicipi buah Pinang sebagai simbol persaudaraan masyarakat Papua dan juga sebagai cara untuk mengakrabi kearifan lokal serta menghargai budaya setempat.

Itu jadi perhatian Gubernur Jawa Barat, Kang Emil–sapaan akrabnya saat beraktivitas di tanah Papua.

Selama rangkaian giat PON XX Papua 2021, Ridwan Kamil tak semata memberi _support_ langsung kepada atlet Jawa Barat yang berlaga. Namun juga membina hubungan silaturahmi dengan kepala daerah di bumi Kasuari.

BACA JUGA..  Tiga Penyerang Pos Polisi Aceh Disergap, 1 Tewas Ditembak

Di antaranya mengunjungi Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw SE,M.Si, Jumat (15/10), di rumah dinas. Pada kesempatan yang sama, turut serta Wakil Gubenur NTB, DR Hj Sitti Rohmi Djalillah.

Dalam acara yang penuh kekeluargaan itu, Ridwan Kamil mencicipi buah pinang, yang merupakan simbol persaudaraan masyarakat Papua. “Saya belum pernah. Mohon diajari (cara makan buah pinang),” kata Ridwan Kamil. “Kalau sebelumnya, makan ulat sagu sudah,” tambahnya.

BACA JUGA..  Satgas Yonif 123/RW Bantu Persalinan di Perbatasan RI-PNG

Bupati Jayapura lantas mengambil sebutir pinang, diikuti Ridwan Kamil. “Bisa dikupas dulu, atau langsung (dimakan),” ucap Mathius. “Saya ikut adat bapak saja gimana,” timpal Ridwan Kamil.

Mathius menjelaskan bila suguhan pinang dan sirih selalu ada di rumah orang Papua. Utamanya rumah adat. “Ini (makan pinang) untuk menghangatkan suasana dan membangun persaudaraan,” tuturnya.

BACA JUGA..  Satgas Yonif 123/RW Bantu Persalinan di Perbatasan RI-PNG

Seperti diketahui, mengunyah pinang menjadi tradisi turun-temurun masyarakat Papua. Mereka percaya kebiasaan mengunyah pinang, akan menguatkan gigi dan gusi. Umumnya, buah pinang dinikmati dengan menggunakan tepung kapur yang diolah dari cangkang kerang. Hal ini dilakukan untuk mengurangi rasa asam dan pahit dari getah pinang. (*/ril)

EPAPER