Polres Tapanuli Selatan Gagalkan Peredaran 5 Kg Ganja

oleh -175 views

POSMETROMEDAN.com – Polres Tapanuli Selatan berhasil gagalkan peredaran narkotika jenis Ganja sebanyak 5 KG. Seorang bandar juga diamankan dan diboyong ke Mapolres guna pemeriksaan lebih lanjut.

Keterangan diperoleh, Opsnal Reskrim Polsek Padang Bolak, Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) meringkus bandar ganja berinisial PAS (35), warga Jalan H Umar, Kelurahan Kayu Ombun, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan, Selasa (19/10/2021), jam 19.30 WIB.

Dari tangan PAS petugas mengamankan barang bukti 5 bal daun ganja kering seberat 5 Kg, dua plastik berisi daun ganja seberat 1 ons dan 0,5 ons serta 3 lembar kertas pembungkus nasi.

BACA JUGA..  Ancam Driver Ojol, Preman Lapangan Merdeka Diringkus

Barang bukti lain, satu tas ransel warna hitam, uang Rp642 ribu, satu buah handphone merek Samsung lipat warna hitam, satu buah timbangan plastik warna merah dan 1 unit sepeda motor Beat hitam tanpa TNKB.

Kapolsek Padang bolak, AKP Zulfikar didampingi Kanit Reskrim Iptu Mulyadi, Rabu (20/10/2021) mengatakan, tersangka PAS diamankan dari Desa Sigama. Saat itu, tersangka sedang menunggu pembeli.

BACA JUGA..  Kabur Saat Pengembangan, Pelaku Jambret Didor

“Tim Opsnal Reskrim mendapat informasi dari masyarakat ada seseorang yang hendak melakukan transaksi ganja di Desa Sigama. Setelah mendapat infomasi, tim Opsnal melakukan penyisiran di jalan Lintas Gunungtua-Padangsidimpuan,” terang AKP Zulfikar.

Tepat di Desa Sigama petugas melihat seseorang mengendarai sepeda motor berhenti di pinggir. Saat didatangi, pengendara sepeda motor itu ketakutan dan gemetaran. Kemudian, petugas melakukan penggeledahan dan ditemukan ganja kering.

BACA JUGA..  Polsek Pancurbatu Amankan Pelaku Curanmor

“Tersangka bersama barang bukti langsung digiring ke Mapolsek Padangbolak untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. PAS dijerat melanggar Pasal 114 ayat 2 subs dan Pasal 111 ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika golongan I jenis ganja dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara,” pungkas Zulfikar. (hum/gib)

EPAPER