Saksi Tidak Hadir JPU Minta Dilakukan Upaya Paksa, Keluarga Korban Mohon Keadilan

oleh -918 views

POSMETROMEDAN.com – Sidang perkara pidana pembunuhan atas nama terdakwa Morel Sembiring warga Desa Kinangkong, Kec.Lau Baleng, Kab.Karo kembali digelar di ruang Cakra Pengadilan Negeri Kabanjahe, Selasa, (24/08) sekitar pukul 16.00 Wib.

Agenda sidang yang diketuai Majelis Hakim Sanjaya Sembiring, SH, MH tersebut yakni mendengarkan keterangan saksi.

Namun sidang yang berlangsung sekitar 10 menit itu kembali ditunda karena JPU (Jaksa Penuntut Umun) tidak dapat menghadirkan saksi, meski menurut JPU saksi sudah dipanggil secara sah sebelum persidangan.

T Bastanta Tarigan, SH, selaku Jaksa Penuntut Umum menerangkan di persidangan, bahwa pihaknya sudah menyampaikan panggilan terhadap para saksi.

Namun para saksi tidak juga hadir dan memenuhi panggilan untuk  datang di persidangan. Diketahui jumlah saksi terhadap perkara nomor 186/Pid.B/2021/Pn Kbj tersebut berjumlah 11 orang, dimana 4 orang diantaranya sudah dipanggil secara sah sebayak tiga kali namun belum juga hadir dalam persidangan.

BACA JUGA..  Sidang Sengketa Lahan PLTA Batangtoru Digelar, Agenda Keterangan 4 Saksi Tergugat

Kepada wartawan JPU menyebutkan dalam persidangan yang berlangsung tadi pihaknya telah menyampaikan kepada majelis hakim untuk memohonkan penetapan terhadap pemanggilan ke empat saksi yang tidak hadir.

“Dalam persidangan tadi saya selaku JPU sudah menyampaikan kepada Majelis Hakim bahwa ke-empat saksi ini sudah kita panggil secara sah sebanyak 3 kali namun kenyataan saksi tidak pernah memenuhi panggilan kita. Oleh karena itu makanya kita mohonkan ke majelis hakim untuk melakukan penetapan agar upaya paksa dapat kita lakukan,” ungkapnya.

Masih dengan JPU, katanya, “Sebagai mana yang disampaikan di persidangan tadi, kami akan segera menyampaikan apa apa saja yang tadi dimintakan majelis hakim untuk melakukan penetapan, seperti relaas panggilan yg sudah pernah kita serahkan ke para saksi. Sidang selanjutnya sebagaimana yang disampaikan oleh majelis hakim tadi akan dibuka kembali pada 7 September 2021 mendatang dengan agenda yang sama” ungkap jaksa tersebut.

BACA JUGA..  bank bjb Raih 4 Penghargaan di Ajang Human Capital Award VII-2021

Sementara pihak keluarga korban, Mulia Ginting yang didampingi DPC POSPERA (Posko Pernjuangan Rakyat) Kabupaten Karo, di lingkungan Pengadilan Negeri Kabanjahe, berharap masih ada keadilan atas kematian abang kandungnya bernama Fernando Ginting, yang tewas ditangan Morel Sembiring pada 21 Februari 2021 lalu.

“Semoga masih ada keadilan buat keluarga kami atas kematian abang kandung saya. Saya berharap peradilan ini benar benar adil dan juga saya berharap agar pelaku dihukum seberat beratnya,” ungkap Mulia Ginting.

Turut hadir dalam persidangan Ketua Bidang Hukum Dan HAM DPC POSPERA Karo , Wilter A Sinuraya, SH yang mendamping keluarga korban menyebutkan

BACA JUGA..  Serangan Jantung, Pengunjung Bandara Kualanamu Mendadak Meninggal Dunia

“Semoga ada upaya paksa dari Kejaksaan karena ini sudah tiga kali dengan agenda yang sama, para saksi tidak juga hadir dalam persidangan. Dan kami akan terus mengawal kasus ini sampai keadilan di peroleh keluarga korban,” ungkapnya kepada wartawan.

Mengingatkan pembaca, kasus pembunuhan ini terjadi pada 21 Februari 2021 lalu disalah satu pakter tuak di Desa Kinangkong, Kec.Lau Baleng Kab.Karo.

Pembunuhan tersebut kejadian berawal dari percecokan tersangka dan korban saat sedang minum bersama di pakter tuak. Selanjutnya pelaku membacok korban hingga meninggal dunia. Saat ini pelaku sudah ditahan di Polsek Marding-ding. (yokky)

EPAPER