Abang Cangkul Kepala Aisyah di Hadapan Ibu

oleh -63 views
DIAMANKAN : Dani diamankan usai mencangkul kepala adiknya di hadapan sang ibu.(IST/POSMETRO MEDAN)

POSMETROMEDAN.com – Tindakan keji dilakukan Dani (31) terhadap adik perempuannya. Kepala Aisyah (27) dicangkulnya.

Mirisnya aksi Dani dilakukan di depan ibu kandung mereka.

Kejadian ini sontak menghebohkan warga seputaran Dusun X, Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang.

Pelaku berhasil diciduk polisi sekitar 2 jam setelah kejadian, tak jauh dari TKP.

Kapolsek Percut Seituan, AKP Jan Pieter Napitupulu mengatakan Dani masih diperiksa intensif oleh penyidik.

Penganiayaan berat menyebabkan korban tewas terjadi pada Jumat Jumat (4/6/2021) di kediaman orangtua mereka.

Pieter menyebut Dani diketahui merupakan pecandu narkoba dan kerap mengkonsumsi obat penenang.

Namun selama dua minggu terakhir, dia tidak diberikan obat penenang oleh keluarganya.

BACA JUGA..  Pokok Pikiran Anggota Dewan Diharapkan Jadi Prioritas Pembangunan

Sebelum membunuh adiknya menggunakan cangkul, pelaku sempat membawa palu hendak memukul korban.

“Tapi sempat dihalau oleh orang-orang yang ada di situ,” ujarnya.

Selang beberapa menit kemudian, pelaku kembali mendatangi adiknya dengan membawa cangkul.

Cangkul itu diayunkan ke kepala korban, hingga adik perempuannya itu meninggal dunia.

SEKARAT : Kondisi Aisyah sekarat usai dicangkul Dani.(IST/POSMETRO MEDAN)

“Kalau pengakuannya ke penyidik, pelaku seperti mendapatkan bisikan gaib,” ujarnya.

Petugas yang mendapatkan informasi kemudian mendatangi lokasi dan mendapati barang bukti cangkul.

Tim Reskrim berhasil mengamankan tersangka dua jam setelah kejadian di kawasan Kampung Kolam.

BACA JUGA..  Rakor Penanganan Konflik Digelar Pemkab Langkat

Kini, pelaku sedang menjalani pemeriksaan intensif dengan kondisi kedua tangan diborgol untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan saat penyidik melayangkan pertanyaan.

“Kami masih melakukan observasi untuk memeriksa kejiwaannya. Tersangka masih dimintai keterangan oleh anggota,” katanya.

Seorang tetangga yang tak jauh dari rumah pelaku mengaku melihat Dani berjalan membawa sebuah cangkul berlumuran darah.

“Ada anak-anak lari kemari (rumahnya). Katanya Bang Dani bawa cangkul ada darahnya,” sebut sumber.

Setelah mengetahui hal tersebut, wanita ini memberi kabar kepada saudara terdekat pelaku untuk melakukan pemeriksaan di rumah pelaku.

Ternyata benar, Aisyah sudah tergeletak berlumuran darah, kepalanya luka, tangannya luka dan dadanya robek.

BACA JUGA..  Portal Jalan Dipindahkan, Kadis Hub: Agar Tidak Dimanfaatkan Oknum

Seketika warga sekitar langsung membawa korban ke sebuah klinik terdekat. Namun karena lukanya cukup parah akhirnya korban dirujuk ke rumah sakit.

Nahas, Aisyah menghembuskan nafas terakhir sebelum sampai rumah sakit.

“Setelah itu, kami bawa lah pakai angkutan umum ke klinik. Rupanya ditolak. Pas mau dibawa ke rumah sakit, sudah meninggal,” ucapnya.

Kepala Dusun 10 Desa Bandar Setia menyebutkan setelah mengetahui kejadian tersebut langsung melaporkan hal itu ke kepolisian.

Berselang dua jam, pelaku dan barang bukti yang diceburkan ke sumur juga turut diamankan.(bbs/ras)

 

EPAPER