Terbitkan Surat Pinjam Pakai Tanah, Oknum Kades Tersangka 

oleh -59 views

POSMETROMEDAN.com – Terbitkan surat perjanjian pinjam pakai tanah milik desa, Polres Batubara menetapkan tersangka oknum Kepala Desa(Kades)Abdullah Sani (51) penduduk Dusun II, Desa Masjid Lama, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batubara.

Kapolres Batubara, AKBP Ikhwan Lubis didampingi Kasat Reskrim AKP Feri Kusnadi menjelaskan korban adalah Ismail (57) warga Dusun VI, Desa Masjid Lama, Kecamatam Talawi, Kabupaten Batubara.

“Atas perbuatannya, tersangka dipersangkakan melanggar ketentuan pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 263 ayat (1), (2), dari KUHPidana dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama enam tahun,” tuturnya kepada wartawan, Rabu (26/5).

BACA JUGA..  Jual 10 Paket Sabu, Warga Simpang Capucino Gol 

Dikatakan Kapolres, adapun barang bukti yang diamankan dari tersangka adalah enam lembar Surat Keterangan Tanah Tahun 1988, lima lembar kwitansi pembayaran, dan satu bundel surat perjanjian pinjam pakai tanah milik desa.

Ceritanya, sekira 13 Oktober 2020, Kades Abdullah Sani mengeluarkan surat perjanjian pinjam pakai tanah milik desa.

Dimana surat tersebut dipergunakan untuk memberi ijin kepada kelompok Tani Kube Harapan Jaya yang beranggotakan 14 orang yang masih mempunyai hubungan saudara antar satu dan lainnya.

BACA JUGA..  Dewan Minta Polisi Tegas Menindak Pelaku 

Terkait objek tanah dimaksud, Kades Abdullah Sani mengklaim bahwa tanah seluas lebih kurang 14 hektar yang berada di Dusub VI Desa Masjid Lama Kecamatan Talawi itu adalah aset desa tanpa didasari surat apapun.

Sehubungan dengan objek tanah tersebut juga diklaim oleh korban Ismail adalah miliknya dengan dasar 6 lembar Surat Keterangan Tanah Tahun 1988 dan Kwitansi Pembayaran Tahun 1988.

BACA JUGA..  14 Pelaku Pungli dan Preman Diamankan Polsek Medan Timur

“Korban Ismail sebelumnya menerbitkan surat perjanjian pinjam pakai objek tanah tersebut kepada Kelompok Tani Kube Harapan Jaya, pernah menyampaikan bahwa objek tanah tersebut adalah miliknya. Namun Kades dan Poktan Kube Harapan Jaya tidak menghiraukan surat kepemilikan itu dan tetap menerbitkan surat perjanjian pinjam pakai tersebut,”beber Kapolres. (gib)

EPAPER