Galian C Ilegal Batang Kuis Beroperasi Lagi, Camat: Tunggu Tanggal Mainnya!

oleh -67 views
AKTIVITAS : Excavator terus mengeruk tanah secara ilegal di Dusun 1 , Dusun V dan Dusun VI lahan Eks HGU PTPN II Kebun Batang Kuis, beberapa waktu lalu.(ASWAR/POSMETRO MEDAN)

POSMETROMEDAN.com-Aktivitas pertambangan Galian C ilegal kembali beroperasi di Desa Sena, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deliserdang. Tepatnya di Dusun 1 , Dusun V dan Dusun VI lahan Eks HGU PTPN II Kebun Batang Kuis .

Ratusan kendaraan dump truck terpantau keluar masuk mengangkut material tanah dari dalam lokasi penggalian. Meski sebelumnya sudah dilakukan razia oleh tim gabungan, tapi tidak membuat para pelaku galian C ilegal yang mencuri tanah negara ini bergeming.

BACA JUGA..  RSU Mahkota Bidadari di Resmikan  Gubsu Edy Rahmayadi

Tim yang melakukan razia masing-masing, Satpol PP Provinsi Sumatera Utara, Kementerian ESDM, Satpol PP Deliserdang dan Muspika Kecamatan Batang Kuis.

Razia saat itu dipimpin Kasi Pembinaan dan Penyuluhan Derry Aristo SH. Aktivitas pertambangan illegal it uterus berlanjut.

Sejumlah escavator melakukan penggalian. Tanahnya untuk sawah, dijual pada kilang  pembuatan batu bata ataupun tanah timbunan.

BACA JUGA..  Ikut Rakor Dengan KPK RI, Bupati Langkat Terus Upayakan Cegah Korupsi

Camat Batang Kuis Avro Wibowo menyebutkan kalau ia tidak akan lagi mengomentari tentang aktivitas pertambangan ilegal di wilayahnya. Sebab pelaku sudah tidak memperdulikan teguran yang dibuat.

“Sudah pernah ditertibkan, bilang saja sama pemain Galian C itu , tunggu tanggal mainnya ya,” ucap Camat.

Sementara itu salah seorang Pengurus Gerakan Anti Korupsi Masyarakat Sumatera Utara Oktober Aritonang mengatakan, galian C di lahan Exs HGU PTPN II Kecamatan Batang Kuis ini sangat memprihatikan. Bagaimana tidak, aparat penegak hukum itu dilecehkan oleh pelaku-pelaku galian C ilegal itu.

BACA JUGA..  Pokok Pikiran Anggota Dewan Diharapkan Jadi Prioritas Pembangunan

“Kita tidak bisa menduga apakah ada keterkaitan antara pelaku galian C ilegal ini dengan petugas yang melakukan penertiban. Pasalnya sudah ditertibkan, tapi kok tetap juga jalan aktivitas galian C ilegal itu,” pungkasnya.(asw/ala)

 

EPAPER