POSMETROMEDAN.com – Kepala Lingkungan (Kepling) 17, Kelurahan Harjosari 2, Kecamatan Medan Amplas, Eka Septian, dipecat. Pasalnya, kepling tersebut kerap melakukan pungutan liar (pungli) kepada warga.
Pemecatan itu terjadi saat Walikota Medan, Bobby Nasution melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) ke kantor Lurah Harjosari 2, Selasa (18/5) siang.
Begitu mengetahui Bobby datang, warga berbondong-bondong ke kantor lurah. Satu per satu warga menjelaskan perihal pungli yang dilakukan sang kepling.
“Warga komplek mengeluh diminta uang ngurus surat mandah sampai Rp2,6 juta. Namun, urusan tersebut tidak siap sampai setahun lebih. Ironisnya, uang yang sudah diambil, tak dikembalikan,” beber Zakaria yang bertugas sebagai komandan komplek dihadapan Bobby.
Dikesempatan itu juga warga yang mengaku bernama Hendra berceletuk. Dirinya mengaku dikutip Rp1 juta untuk urusan BLT.
“Saya urus pemecahan data KK disuruh bayar, namun tak siap-siap juga. Saya mengurusnya sama dengan Kepling 17,” ujarnya.
Saat bersamaan, Bobby juga menerima video call dari warga setempat yang kebetulan sedang bekerja di luar kota.
Warga bernama Eka Aditya itu mengaku membayar Rp900 ribu untuk mengurus akte kelahiran anaknya. “Sampai sekarang belum siap juga, sudah lama saya urus. Terimakasih pak wali atas perhatiannya,” kata Eka dari layar ponsel.
Mendengar seluruh keluhan warga itu, Bobby Nasution dengan tegas meminta agar Camat Medan Amplas Edi Mulia Matondang dan Lurah Harjosari 2 Siska Ayu agar meneruskan surat yang diurus warga.
“Berkas yang diurus warga ini dilanjutkan, diselesaikan segera. Kemudian suruh keplingnya kembalikan uang yang sudah diambil dari warga,” tegas Bobby dihadapan Camat dan Lurah.
“Satu minggu ya waktunya. Artinya paling lama Senin depan sudah beres semua. Urusan warga beres, uangnya dikembalikan baru itu keplingnya pecat, berhentikan saja.” Sambung Bobby lagi.
Bobby lantas menjelaskan bahwa pengurusan kependudukan tidak dikutip biaya. Maka itu Bobby tegaskan kepada seluruh kepling di bawah Pemko Medan agar tidak melakukan pungli kepada masyarakat.
“Ini penyakit pungli yang mau kita bersihkan. Jangan bikin susah masyarakat. Saya banyak terima aduan dan akan segera menindaklanjuti seluruh laporan masyarakat,” tandas Bobby. (ali)












