MANDIRI SYARIAH

Gerak Cepat Polres Sergai Tangani Kasus Penganiayaan Aktivis

oleh -383 views

EPAPER

POSMETROMEDAN.com – Pihak Polres Serdang Bedagai Sergai telah merespon dan tengah menangani kasus penganiayaan (penggeroyokan ) Fahrur Rozi seorang aktivis anti korupsi warga Kec.Perbaungan Kab.Sergai.

Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang melalui Kasat Reskrim AKP Pandu Winata kepada sejumlah Wartawan , Sabtu (6/2) sore menyampaikan bahwa terkait kasus penganiayaan tersebut pelapor (Fahrur Rozi) sudah membuat laporan polisi nomor: LP/74/11/2021/SU/Res  Sergai tertanggal 4 Februari 2021, pada hari Kamis (4/2), sekira pukul 00:30 dini hari, selanjutnya ditindaklanjuti dengan mengantar pelapor visum bersama penyidik piket.

Menurut Pandu, untuk saat ini pihaknya tengah menunggu hasil visumnya, kemudian, Jumat (5/2) kemarin siang Pelapor dihubungi penyidik, tetapi tidak diangkat oleh Pelapor, sehingga mungkin komunikasi agak sedikit terhambat, untuk dilakukan penambahan pemeriksaan terhadap korban selaku Pelapor oleh penyidik.

Menanggapai terkait adanya beberapa video para ketua OKP yang menanggapi kasus penggeroyokan terhadap pelapor lanjut Kasat Reskrim, sebagai wujud respon pihaknya telah mengundang seluruh ketua OKP guna menyampaikan aspirasi mereka.

BACA JUGA..  Dua Kurir Sabu Jaringan Internasional Diamankan, Begini Kronologis Penangkapannya

Kita sudah menjelaskan dihadapan para ketua OKP, bahwa soal perkara tersebut ada mekanisme, selain itu kita juga meminta kepada para Ketua OKP untuk menyampaikan kepada Pelapor untuk memberikan bantuan pemahaman kepada pelapor supaya kooperatif jika dilakukan pemanggilan, sebut AKP Pandu Winata.

Jangan merasa takut imbuh Kasat Reskrim, terlebih tidak merasa yakin terhadap penanganan kasus terhadap Pelapor, untuk itu jika dilakukan pemangilan tim Penyidik, Pelapor diharapkan datang.

Ditambahkan Kasat Reskrim, kemarin sore (Sabtu) Pelapor bersama rekannya datang ke Polres Sergai, selanjutnya sore itu juga Pelapor bersama Tim Satreskrim Polres Sergai langsung turun melakukan cek tempat kejadian perkara (TKP ) dipimpin langsung Kanit Resum Iptu Made.

BACA JUGA..  Polda Sumut Berikan Bantuan Kepada Panitia Har Lah NU Ke-98

Sehingga menurut kami tidak tepat jika pengaduan Pelapor tidak direspon oleh Polres Sergai, seperti informasi yang berkembang, cetus AKP Pandu Winata.

Kasat Reskrim menegaskan semua Pelapor itu mempunyai kedudukan yang sama dalam pelayanan, sehingga pihaknya tidak membeda-bedakan baik itu akvitis, orang kaya, orang miskin, tidak ada membeda-bedakan, semua mendapat perlakuan dan pelayanan yang sama, terlebih semua kasus pengaduan ada mekanismenya, tegasnya.

Sebelumnya, Sabtu (6/2) siang beredar vidio aktivis Fahrur Rozi selaku korban penganiayaan mendatangai Markas Polda Sumut dengan kondisi tangan masih terinfus yang menyatakan hingga saat ini kasusnya terkesan tidak ada respon dari pihak Polres Sergai.

Sehingga aktivis Anti Korupsi meminta  perlindungan Polda Sumatera Utara, bahkan merasa terancam keselamatannya, dirinya disebut-sebut nekat melarikan diri dari rumah sakit dan meminta perlindungan ke Polda Sumut.

BACA JUGA..  Rapat Pleno Latsitarda Nusantara XLI/2021, Gubernur Berharap Sumut Jadi Tuan Rumah yang Baik

Terpisah, salah seorang pengurus KNPI Kabupaten Sergai, Bagus Fasla Zul dalam keterangan resmi di hadapan awak media, Sabtu, (6/2/2021) di Sei Rampah mengatakan bahwa Aksi Rozi ini cukup memuakkan karena menggiring opini agar publik yakin dia dianiaya karena kasus korupsi yang disuruh koruptor.

Inikan masalah pribadi, perkelahian biasa yang terjadi ditempat umum, tetapi dibuat seolah-olah ada yang menungganginya, ini yang harus di-clearkan oleh saudara Fahrurrozi.

Kami berharap kasus ini segera selesai karena Sergai adalah kabupaten yang sangat kondusif sejauh ini, seluruh elemen bersatu menjaga kondusifitas Kabupaten Sergai, baik Polri, TNI, Tokoh Pemuda, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan lainya.

“Jadi kami minta saudara Fahrurrozi jangan merusak kondusifitas kabupaten Serdang Bedagai,” pungkasnya. (gib)