MANDIRI SYARIAH

BKKBN Sumut Sosialisasikan Program Genre di Madina

oleh -144 views

EPAPER

POSMETROMEDAN.com – Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumut menggelar sosialisasi Pembangunan Keluarga di Desa Padang Matinggi, Jambur, Kabupaten Mandiling Natal (Madina), belum lama ini.

Kegiatan ini bekerjasama dengan Anggota Komisi IX DPR RI DR. Saleh Partaonan Daulay, MAg, MHum, MA.

Kasubbid Pemberdayaan Ekonomi Keluarga BKKBN Provsu, Iqbal Tujah Parlindungan S.sos mengatakan, para generasi muda dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius dan bersungguh-sungguh.

“Agar menambah wawasan dan pengalaman yang lebih baik,” sebut Iqbal dalam sambutannya.
Menurut Iqbal, belajar bukan hanya di dalam ruangan kelas, tetapi juga di kegiatan-kegiatan seperti yang digelar saat itu.

BACA JUGA..  Sampah Menumpuk di Sungai Baungan Sergai

“Generasi berencana atau Genre ini juga satu materi pembelajaran yang seyogyanya bisa diketahui oleh para generasi muda,” ujarnya.
Akan tetapi, kata Iqbal, untuk kegiatan sosialisasi rencana usia menikah akan terus dilakukan ke masyarakat dan kalangan generasi muda.

“Untuk perempuan berusia 21 tahun dan laki-laki berusia 25 tahun,” sebut Iqbal.

Tujuan Program Genre ini untuk membekali para generasi muda agar menjadi generasi emas dan generasi unggul.

BACA JUGA..  BKKBN Sumut Sosialisasi KB di Binjai Timur

“Ke depannya generasi muda di Indonesia akan siap bersaing secara kualitas dengan generasi muda di seluruh
dunia,” ucapnya.

Iqbal berharap, dengan program Genre ini para pelajar dan generasi muda di daerah Provinsi Sumut pada sepuluh tahun ke depan lebih baik dan maju lagi.

Sementara, Anggota Komisi IX DPR RI, DR Saleh Partaonan Daulay mengajak para generasi muda di Sumut mempersiapkan dirinya menjadi genre.

BACA JUGA..  Bukan untuk Toke! Bupati Batubara Sediakan Kios Gratis Pedagang Ikan

“Siap menuju generasi emas, berkualitas tanpa batas di era milenial,” sebut Daulay.
Daulay mengimbau agar para generasi muda di Sipirok, menjadi generasi yang memiliki hidup terencana.

“Agar terjauh dari bencana. Baik itu bencana menikah muda, maupun bencana penyalahgunaan narkoba,” sebut Daulay.
“Dan bencana-bencana kenakalan generasi muda lainnya,” tegasnya. (bbs)