Kapal Nelayan Tabrakan, 1 ABK Tewas, 1 Hilang

oleh -117 views
PENCARIAN: Dua petugas sedang mencari korban hilang akibat kecelakaan kapal di Perairan Desa Bubun, Tanjung Pura, Langkat, Kamis (5/11/2020).(IST/POSMETRO MEDAN)

POSMETROMEDAN.com – Tabrakan kapal nelayan terjadi di Perairan Desa Bubun, Tanjung Pura, Langkat. Satu orang ABK dinyatakan meninggal dunia dan satu orang lainnya hilang.

Informasi dihimpun, kapal motor pukat teri yang melaut dari Gabion, Belawan. Sedangkan perahu kayu pencari kembung melaut dari Tanjung Pura.

Saat menjaring ikan, sekitar pukul 20.00 Kapal Motor Deli Jaya melaju lurus mengarah ke sampan jaring gembung. Awak sampan jaring gembung berusaha memberikan kode keberadaan sampan mereka.

BACA JUGA..  Prediksi Pertandingan Liga Jerman: FC Koln vs Wolfsburg

Namun kode tersebut tidak terlihat nakhoda KM Deli Jaya hingga terjadi tabrakan. Akibatnya, perahu bermotor dengan panjang sekitar 6 meter itu karam.

Pascatabrakan, awak kapal KM Deli Jaya memberikan pertolongan pertama dengan mengevakuasi penumpang kapal sampan ke KM Deli Jaya. Saat evakuasi, dua orang dievakuasi dengan kondisi selamat dan satu meninggal dunia.

“Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 22.00 WIB di daerah 6 mil arah utara dari bibir pantai Desa Bubun, Kecamatan Tanjung Pura, Langkat,” kata Kepala Kantor SAR Medan Toto Mulyono, Kamis (5/11/2020).

BACA JUGA..  Manten Baru Tewas di Rumah Mertua, Keluarga Curiga Dibunuh

Saat kejadian, terdapat 4 nelayan asal Desa Bubun di perahu pencari kembung. Dua di antaranya selamat, seorang ditemukan meninggal dunia, dan seorang lainnya hilang.

“Korban selamat, Aspanom (45) dan Dulah (30). Korban meninggal Aspan (40) dan korban hilang Johan (25). Semua ABK merupakan warga yang sama di Desa Bubun Kecamatan Tanjung pura,” jelas dia.

BACA JUGA..  Nasution Dibacoki Abang di Depan Istri, Kepala Robek

Hilangnya Johan diinformasikan ke Kantor SAR Medan, Kamis (5/11/2020) siang.

“Saat informasi kita dapatkan dari Camat Tanjung Pura, kita langsung menerjunkan personel sebanyak 8 orang dengan membawa peralatan water rescue dan juga peralatan selam, semoga cuaca di lokasi bersahabat sehingga tim di lapangan bisa bekerja secara maksimal,” sebut Toto.(bbs/ras)